Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Pena Emas

Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Mengoptimalkan Potensi dan Kompetensi Siswa Kelas X–B MAN 1 Pasuruan pada Mata Pelajaran Ekonomi Masruroh, Nafisatul
PenaEmas Vol 1 No 2 (2023): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v1i2.15

Abstract

Abstrak Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan pembelajaran yang memungkinkan guru untuk mengakomodasi perbedaan individual dalam kelas. Namun, pemerintah mengevaluasi bahwa tujuan dan harapan dari Kurikulum 2013 di satuan pendidikan masih belum tercapai dengan baik. Maka, pada pembelajaran fleksibel saat ini, pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu fokus utama dalam proses pembelajaran dan asesmen bagi guru dan siswa di kelas. Dari beberapa penelitian yang ada, belum banyak ditemukan praktik baik (best practice) pembelajaran berdiferensiasi dipraktikkan pada mata pelajaran (mapel) Ekonomi di jenjang Madrasah Aliyah. Hal inilah yang menarik peneliti untuk mempraktikkan pembelajaran berdiferensiasi dan mengidentifikasi lebih mendalam dampaknya pada siswa. Pendekatan praktik baik atau dikenal istilah best practice menjadi metodologi penelitian ini dengan tujuan untuk menyajikan hasil implementasi pembelajaran berdiferensiasi dan menggali lebih mendalam dampaknya terhadap pengembangan potensi dan kompetensi siswa kelas X-B di MAN 1 Pasuruan. Hasil yang diperoleh melalui asesmen formatif menunjukkan bahwa potensi dan kompetensi siswa kelas X-B dapat berkembang dengan baik. Demikian pula, hasil refleksi yang mereka berikan menunjukkan semangat dan keceriaan dalam proses belajarnya. Oleh karena itu, pembelajaran berdiferensiasi ini sangat direkomendasikan untuk dilaksanakan oleh guru di jenjang Madrasah Aliyah pada semua mapel agar potensi dan kompetensi siswa dapat terfasilitasi dengan baik sesuai dengan karakter uniknya. Kata kunci: Diferensiasi, Kompetensi, Pembelajaran, Potensi Abstract Differentiated learning is a learning approach that allows teachers to accommodate individual differences in the classroom. However, the government evaluates that the goals and expectations of the 2013 Curriculum in educational units have still not been achieved properly. So, in today's flexible learning, differentiated learning is one of the main focuses in the learning and assessment process for teachers and students in the classroom. From several existing studies, there have not been many good practices (best practices) for differentiated learning practiced in Economics subjects at the Madrasah Aliyah level. This is what attracts researchers to practice differentiated learning and identify more deeply its impact on students. The good practice approach or what is known as best practice is the methodology for this research with the aim of presenting the results of the implementation of differentiated learning and exploring more deeply its impact on developing the potential and competence of class X-B students at MAN 1 Pasuruan. The results obtained through formative assessments show that the potential and competencies of class X-B students can develop well. Likewise, the reflection results they provide show enthusiasm and joy in the learning process. Therefore, this differentiated learning is highly recommended to be implemented by teachers at the Madrasah Aliyah level in all subjects so that students' potential and competencies can be well facilitated according to their unique character. Key words: Competency, Differentiation, Learning, Potential
TEMENTS (Technostress Management System): Inovasi Sistem Otomasi dan Manajemen Technostress Terhadap Teknologi Berbantuan Aplikasi Tements Asroriyyah, Arina; Eka Adelia, Anggi; Masruroh, Nafisatul
PenaEmas Vol 3 No 1 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i1.59

Abstract

Salah satu dampak negatif dan membahayakan kesehatan mental masyarakat dari semakin pesatnya perkembangan teknologi yakni merebaknya stres teknologi atau technostress. Technostress merupakan keadaan tidak menyenangkan akibat ketidakmampuan seseorang dalam beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan atau ketergantungan individu terhadap teknologi sehingga menimbulkan ketidaknyamanan baik secara fisik maupun psikis (Sasi, 2017). Akibatnya masyarakat di era saat ini sering mengalami gangguan tidur, kecanduan internet, depresi, dan insomnia (Yamanda, 2024). Jika keadaan ini dibiarkan, maka semakin pesat kecanggihan teknologi dan aplikasi digital, technostress akan semakin melanda masyarakat yang tidak memiliki cukup keterampilan dan kemampuan untuk menguasai teknologi. Saat ini, belum banyak ditemukan inovasi teknologi yang fokus untuk menangani technostress. Oleh karena itu, aplikasi TEMENTS hadir sebagai salah satu inovasi sistem otomasi dan manajemen data untuk memitigasi technostress berbantuan aplikasi TEMENTS. Fitur-fitur aplikasi ini didesain untuk merekam perkembangan data pribadi secara aman dan manajeman data yang akurat terkait kesehatan mental yang terkait pemakaian teknologi secara berkala. Aplikasi ini menyediakan fitur scanning tingkat kestresan yang mencakup layanan analisis tingkat technostress user yang dilengkapi peringatan, saran/anjuran, dan konsultasi ke ahli (dokter jiwa dan psikolog). Hasil rekam dan manajemen data dari TEMENTS diharapkan dapat terintegrasi dengan aplikasi SATUSEHAT milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Inovasi TEMENTS ini akan bermanfaat dan berkontribusi positif dalam memitigasi kesehatan mental masyarakat yang saat ini tidak bisa terlepas hidup dan beraktivitas bersama teknologi.