Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gerakan Literasi Digital untuk Memberdayakan Masyarakat dalam Menghadapi Krisis Pendidikan di Masa Pandemi Munthe, Emya Tirani; Trinugroho, Agung; Virginia, Nabila
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/jpmi.5.2.157-163

Abstract

Media digital merupakan media yang sering digunakan pada saat ini dimasa pandemic ini untuk melangsungkan pembelajaran secara daring. Penutupan sekolah, universitas dan lainnya, terutama di Indonesia. Krisis pendidikan benar-benar datang secara tiba-tiba, pemerintahan di segala penjuru bumi pun harus mengabil keputusan yang sangat pahit untuk menutup sekolah ataupun universitas (online) untuk mengurangi kontak secara langsung agar mengindari perkembangan virus yang sedang melanda di seluruh penjuru bumi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gerakan literasi digital untuk memberdayakan masyarakat dalam menghadapi krisis pendidikan di masa pandemic. Metode penelitian yang digunakan adalah Kajian Literatur berdasarkan pada hasil dari kajian terdahulu. Literatur tersebut dengan buku, jurnal, media online dan artikel penelitian nasional hingga internasional. Hasil Penelitian Gerakan Literasi Digital dapat menciptakan pola pikir yang kreatif dalam menghadapi situasi pandemic covid-19 saat ini terutama bagi masyarakat atau siswa/I yang sedang melaksanakan pembelajaran online. Kesimpulan Pada masa pandemic covid-19 ini setiap individual ataupun masyarakat perlu memahami bahwa gerakan literasi digital merupakan hal yang penting yang dibutuhkan untuk melakukan mengurangi terjadinya krisis pendidikan.
Manajamen Waktu Belajar Remaja Pengunjung Coffee Shop di desa Merek kecamatan Metek kabupaten Karo Munthe, Emya Tirani
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, Oktober 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpus.v6n2.p20-25

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bagimana manajemen waktu belajar pada remaja pengunjung coffee shop di desa Merek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 orang pengunjung rutin di 2 coffee shop yang berusia 13-18 tahun di desa Merek Kecamatan Merek Kabupaten Karo. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diukur menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat aspek manajemen waktu belajar, diantaranya yaitu : 1) membuat rencana, dimana sudah terdapat remaja pengunjung coffee shop yang membuat rencana kegiatan akan tetapi belum terlaksana dengan maksimal 2) menyusun jadwal, remaja pengunjung coffee shop sudah menyusun jadwal dengan baik sebelum melakukan kegiatan. 3) menetapkan prioritas, remaja pengunjung coffee shop sudah mampu menetapkan prioritas dengan baik, hal ini dikarenakan remaja mengutamakan menyelesaikan tugas sekolah terlebih dahulu. 4) menghindari penundaan, pada aspek ini, remaja belum mampu menghindari penundaan dengan baik, dikarenakan mayoritas remaja pengunjung coffee shop masih menunda mengerjakan tugas sekolah. Adapun faktor penghambat manajemen waktu belajar pada remaja pengunjung coffee shop adalah karena remaja yang suka memilih-milih tugas mana yang akan diselesaikan terlebih dahulu, selain itu remaja cenderung menunggu deadline dalam menyelesaikan tugasnya.