Haris Mirza Saputra
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS

STRATEGI DINAS PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA SINGKAWANG DALAM RANGKA PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI BIDANG PARIWISATA Haris Mirza Saputra; Endang Wahyuni; Ismail Umar
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v4i2.566

Abstract

Kota Singkawang merupakan daerah pariwisata terbaik di Provinsi Kalimantan Barat, serta memiliki banyak jenis objek wisata yang menarik seperti: wisata alam, budaya, kuliner dan lainnya. Selain itu salah satu event daerah yang dimiliki yaitu cap go meh, termasuk event berskala internasional dan termasuk 3 (tiga) besar event nasional. Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang merupakan instansi pemerintah daerah Kota Singkawang yang memiliki tanggung jawab dalam rangka pelaksanaan kebijakan otonomi daerah di bidang pariwisata. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang baik dalam aspek kelebihan dan kelemahan dan serta strategi dalam menghadapi tantangan dan peluang dalam penyelenggaraan kegiatan pelaksanaan dan pengembangan pariwisata. Sebagai sebuah organisasi, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang memiliki beberapa tantangan yang menjadi perhatian seperti kurangnya SDM pariwisata, dana anggaran terbatas, warga masyarakat yang cukup sulit untuk di ajak untuk sadar wisata dan mengembangkan wisata di daerah masing-masing, prasana dan lain-lain. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan penyajian secara deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang melalukan berbagai macam upaya untuk pengembangan pariwisata di daerah seperti: membentuk kelompok sadar pesona (POKDARWIS) serta terus melibatkan masyarakat dalam pelatihan dan rutin memberikan pembinaan setiap waktu. Namun demikian, tantangan misalnya terkait anggaran tidak bisa dihindari sehingga kegiatan pembangunan hanya bisa dilakukan seadanya sesuai dengan ketersediaan anggaran. Walaupun demikian, terdapat bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang di berikan kepada Dinas sehingga dapat digunakan untuk pembangunan pariwisata di Kota Singkawang.
PERAN BALAI PENYULUHAN KELUARGA BENCANA (KB) SUNGAI AMBAWANG DALAM PELAKSANAAN KEBIJAKAN PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING (STUDI KASUS DI KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG, KABUPATEN KUBURAYA) Haris Mirza Saputra; Ismail Umar; Endang Wahyuni
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v6i2.1034

Abstract

Sebagai salah satu kabupaten di Kalimantan barat, Kabupaten Kubu Raya merupakan wilayah yang memiliki permasalahan stunting. Kondisi ini dapat dlihat dari hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, angka stunting di Kalimantan Barat (Kalbar) adalah 24,5%. Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Kubu Raya tahun 2023, jumlah balita stunting (kerdil ) sebesar 25,4% atau berjumlah 17.895 balita. Sedangkan pada Kecamatan Ambawang sebanyak 2.586 balita mengalami stunting ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Dengan Jenis penelitian yaitu penelitian deskriftif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Lokasi pengumpulan data yaitu Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Peran Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Sungai Ambawang dalam Pelaksanaan Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting Studi Kasus di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya . Dengan penekanan pada aspek-aspek peran yang dimiliki organisasi sebagai: fasilitator, katalisator, regulator dan dinamisator. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini secarat teoritis memberikan kontribusi akademis dalam pengembangan ilmu sosial, khususnya dalam pengkajian implementasi kebijakan publik. Selain itu manfaat yang diharapkan secara praktis yaitu memberikan masukan dan bahan pertimbangan bagi Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Sungai Ambawang Kab. Kubu Raya.