Umi Zunaida
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN KENDARAAN LEASING DENGAN MILIK SENDIRI TERHADAP LABA PERUSAHAAN Andi, Andi Syarifuddin; Satryawati; Umi Zunaida
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v5i1.601

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manakah yang lebih menguntungkan antara menyewa jasa aktiva (leasing) dengan milik sendiri.  Metode analisis data yang dilakukan dalam bentuk analisis data kuantitaf melalui pengolahan data sebagai proses penelitian yang bersikap deskriptif. Yaitu data yang diperoleh kemudian dianalisis dan dibandingkan dengan teori yang terkait dan kemudian dievaluasi. Proses analisis data pada penelitian ini dengan menelaah data, reduksi data, menyusun data, menyajikan data, dan pemeriksaan keabsahan data. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Secara umum barang yang dimiliki sendiri akan lebih menguntungkan karena pada akhir umur ekonomis, jika perusahaan tidak lagi memanfaatkanf kendaraan tersebut maka perusahaan dapat menjual kembali dengan terlebih dahulu melakukan penilaian kembali harga pasar aktiva tetap tersebut. Sehingga perusahaan tetap dapat memperoleh keuntungan dari penjualan kembali aktiva tersebut. Metode  perhitungan leasing dan penyusutan yang digunakan dapat diperoleh perbandingan kendaraan leasing dengan membeli sendiri. Jika kendaraan tersebut dibeli secara tunai maka perusahaan harus membebankan penyusutan dan pengeluaran-pengeluaran biaya untuk pemeliharaan aktiva tetap (kendaraan). Secara umum barang yang dimiliki sendiri akan lebih menguntungkan karena pada akhir umur ekonomis, jika perusahaan tidak lagi memanfaatkan kendaraan tersebut maka perusahaan dapat menjual kembali dengan terlebih dahulu melakukan penilaian kembali harga pasar aktiva tetap tersebut. Sehingga perusahaan tetap dapat memperoleh keuntungan dari penjualan kembali aktiva tersebut.