Setyani, Deby
Fakultas Perikanan Universitas Kristen Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kelangsungan Hidup Bibit Ikan Patin (Pangasius pangasius) Selama Pengangkutan dari Kota Palangka Raya ke Kabupaten Seruyan Mantuh, Yusanti; Setyani, Deby; Susila, Nyata
JURNAL ILMU HEWANI TROPIKA (JOURNAL OF TROPICAL ANIMAL SCIENCE) Vol 12, No 2 (2023): JIHT Desember 2023
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Kristen Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan bibit ikan patin (Pangasius pangasius) yang semakin meningkat menyebabkan penyediaan bibit harus dilakukan secara terus-menerus. Salah satu tahap yang penting dalam penyediaan bibit ikan adalah kegiatan pengangkutan atau transportasi bibit, terutama jika lokasi budidayanya jauh dari tempat pembenihan (hatchery). Pengangkutan ikan pada dasarnya adalah menempatkan ikan pada suatu lingkungan yang berbeda dari lingkungan asalnya. Perbedaan tersebut diusahakan sekecil mungkin untuk memperkecil tingkat kematian sebelum pengangkutan. Permasalahan yang sering dihadapi pada saat pengangkutan bibit ikan ini adalah tingkat kelangsungan hidup (SR) yang rendah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan yang bertujuan untuk mengetahui kelangsungan hidup bibit ikan patin (Pangasius pangasius) selama pengangkutan dengan sistem terbuka menggunakan galon dan kantong plastik, sedangkan manfaatnya adalah memberikan alternatif untuk media pengangkutan bibit ikan patin (Pangasius pangasius) agar tidak terjadi kematian selama proses pengangkutan. Berdasarkan ANOVA diketahui bahwa tingkat kelangsungan hidup (SR) dan mortalitas bibit ikan patin (Pangasius pangasius) selama pengangkutan menunjukkan pengaruh sangat nyata antar perlakuan, dimana rata-rata kelangsungan hidup atau Nilai SR tertinggi di perlakuan C (55,1 %) dan terendah di perlakuan B (23,17 %) dan perlakuan A (40,5%), sedangkan untuk mortalitas bibit ikan patin (Pangasius pangasius) tertinggi di perlakuan B (76,83 %), perlakuan A (59,50 %) dan terendah di perlakuan C (44,83 %). Dilihat dari persentase kelangsungan hidup (SR) dan mortalitas bibit ikan patin, perlakuan C memiliki daya tahan hidup yang baik dibandingkan perlakuan A dan B. Kata kunci: Bibit ikan patin, kelangsungan hidup, sistem pengangkutan ikan
Pemijahan Ikan Gabus (Channa striata) di Instalasi Budidaya Ikan Lahan Gambut (IBILAGA) Desa Garung Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah Susila, Nyata; Sulistiyarto, Bambang; Mantuh, Yusanti; Setyani, Deby; Juwita, Lala
JURNAL ILMU HEWANI TROPIKA (JOURNAL OF TROPICAL ANIMAL SCIENCE) Vol 14, No 1 (2025): JIHT Juni 2025
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Kristen Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemijahan ikan gabus (Channa striata) dilaksanakan di Instalasi Budidaya Ikan Lahan Gambut (IBILAGA) Desa Garung Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengahdengan tujuan untuk mengetahui dasar-dasar pemijahan ikan gabus secara alami, mengetahui teknik pemijahan yang tepat, teknik penanganan larva pasca penetasan dan untuk mengetahui hal-hal yang menjadi penyebab kegagalan dalam pemijahan ikan gabus. Metode yang digunakan adalah praktek dan observasi langsung di lapangan dengan berlandaskan teori pemijahan ikan dan diamati selama tiga bulan. Dari 26 pasang induk diperoleh hasil, pada Pengamatan pertama, 10 pasang induk yang memijah dengan menghasilkan 44.000 telur dan jumlah telur yang menetas sebanyak 23.000 (HR 52%); Pengamatan kedua, 10 pasang induk yang memijah dengan menghasilkan 58.500 telur dan jumlah telur yang menetas sebanyak 26.000 ( HR 44%); Pengamatan ketiga, 20 pasang induk yang memijah dengan menghasilkan 84.000 telur dan jumlah telur yang menetas sebanyak 35.000 (HR 42%). Larva yang dihasilkan diambil dan dipelihara dengan pemberian pakan alami Moina (kutu air) Kata kunci: Channa striata, pemijahan, ikan gabus, indukan, observasi