Mantuh, Yusanti
Universitas Kristen Palangka Raya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Daya Tahan Hidup Benih Ikan Betok (Anabas testudineus) Selama Pengangkutan Menggunakan Galon Secara Terbuka Bakrie, Restu Y.; Mantuh, Yusanti; Markus, Markus
JURNAL ILMU HEWANI TROPIKA (JOURNAL OF TROPICAL ANIMAL SCIENCE) Vol 13, No 1 (2024): JIHT Juni 2024
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Kristen Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dari Unit Instalasi Pengolahan Lahan Gambut (IBILAGA) Desa Garong menuju Desa Aruk dengan waktu tempuh 6 jam 23 menit menggunakan angkutan darat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelangsungan hidup benih ikan betok (Anabas testudineus) ukuran 3-4 cm yang diangkut menggunakan wadah galon berisi air dengan kepadatan 300 – 500 ekor dalam galon tanpa diberi oksigen murni. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup (SR) benih ikan betok (Anabas testudineus) setelah pengangkutan, menunjukkan dari seluruh perlakuan terdapat benih ikan betok (Anabas testudineus) dengan tingkat kelangsungan hidup 100% atau angka kematian nol persen. Faktor yang mendukung tingginya kelangsungan hidup (SR) benih ikan betok (Anabas testudineus) adalah kondisi lingkungan yang baik, karena pengangkutan dimulai pada pukul 12.00 – 06.23 WIB, suhu udara berada pada kisaran 24oC-26oC. Kata kunci: Benih ikan betok, tingkat kelangsungan hidup, pengangkutan benih ikan betok
Jenis Alat Tangkap Ikan yang Digunakan Nelayan Sungai Haleung Desa Aruk Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah Susila, Nyata; Mardani, Mardani; Mantuh, Yusanti; Setyani, Deby; Ningsih, Suci Ayu
JURNAL ILMU HEWANI TROPIKA (JOURNAL OF TROPICAL ANIMAL SCIENCE) Vol 13, No 2 (2024): JIHT Desember 2024
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Kristen Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2024 selama 2 minggu lokasi penelitian berada di Desa Aruk Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, tepatnya di daerah Sungai Haleung dimana terdapat nelayan penangkap ikan yang menjadikan tempat tersebut sebagai sumber mata pencarian. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode survei dan wawancara, survei adalah turun langsung ke lokasi penelitian agar mendapatkan hasil yang maksimal sedangkan wawancara adalah berinteraksi dengan nelayan penangkap ikan yang berada di Desa Aruk Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Berdasarkan hasil penelitian jenis alat tangkap yang digunakan nelayan penangkap ikan di Desa Aruk Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas diperoleh hasil bahwa jenis alat tangkap yang digunakan yaitu berupa tampirai, panggilar salambau, banjur, rawai, rambat atau jabak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis alat tangkap dan sistem pengoperasian serta berapa lama daya tahan alat tangkap yang digunakan nelayan. Manfaat dari penelitian ini diharapkan menjadi bahan pengetahuan bagi masyarakat nelayan tradisional maupun instansi terkait dalam proses pengembangan perikanan tangkap yang ada di Desa Aruk Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Kata kunci: Identifikasi alat tangkap ikan, nelayan
Pemberian Pakan Tambahan Daun Kangkung (Ipomoea aquatica) dan Daun Cemot (Passiflora foetida) terhadap Pertumbuhan Ikan Gurame (Osphronemus gourami) Susila, Nyata; Mantuh, Yusanti; Mardani, Mardani; Setyani, Deby
JURNAL ILMU HEWANI TROPIKA (JOURNAL OF TROPICAL ANIMAL SCIENCE) Vol 14, No 2 (2025): JIHT Desember 2025
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Kristen Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan gurame (Osphronemus gouramy) merupakan komoditas perikanan air tawar bernilai ekonomis tinggi, namun memiliki laju pertumbuhan relatif lambat sehingga memerlukan inovasi pakan yang efisien dan berkelanjutan. Pemanfaatan bahan pakan tambahan berbasis tumbuhan lokal berpotensi menekan biaya produksi tanpa menurunkan performa pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian daun kangkung (Ipomoea aquatica) dan daun cemot (Passiflora foetida) sebagai pakan tambahan terhadap pertumbuhan ikan gurame. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Basah Fakultas Perikanan Universitas Kristen Palangka Raya pada bulan September–Oktober 2025. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan, yaitu: A (pakan komersial sebagai kontrol), B (pakan komersial + daun kangkung), dan C (pakan komersial + daun cemot). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang relatif, pertumbuhan bobot relatif, serta kualitas air (suhu, pH, dan oksigen terlarut). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B menghasilkan nilai pertumbuhan panjang relatif dan bobot relatif tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Namun demikian, secara keseluruhan pemberian daun kangkung dan daun cemot sebagai pakan tambahan belum menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan ikan gurame selama periode pemeliharaan. Kata kunci: pakan tambahan, Osphronemus gouramy, Ipomoea aquatica, Passiflora foetida, pertumbuhan relatif