Siti Rasya Salsabila, Amelia Sri Kusuma Dewi, Shanti Riskawati Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: rasyaslsbl@student.ub.ac.id Abstrak Penelitian ini dilakukan karena adanya perbedaan putusan hakim terkait pemberian cessie sebagian dalam hal adanya permohonan kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang. Penelitian ini mengangkat kasus perkara nomor 09/Pdt.Sus-Pailit/2015/Pn.Niaga.Jkt.Pst, kasus perkara nomor 42/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga.Smg, dan kasus perkara nomor 16/Pdt.Sus-PKPU/2017/Pn.Niaga.Jkt.Pst yang mana pada putusan hakim tersebut terdapat putusan yang setuju dan mengabulkan permohonan dengan adanya cessie sebagian dan ada yang tidak setuju dan menolak permohonan dengan adanya cessie sebagian. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana pengaturan mengenai pemberian cessie sebagian dalam hal adanya permohonan kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang pada peraturan perundang-undangan tentang kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang?, (2) Bagaimana ratio decidendi hakim terkait pemberian cessie sebagian dalam hal adanya permohonan kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan. Adapun dalam menganalisis data pada penelitian ini yaitu dengan teknik penafsiran sistematis. Pada penelitian ini menemukan bahwa tidak adanya peraturan yang mengatur mengenai cessie sebagian dalam hal adanya permohonan kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang, sehingga pada praktiknya terdapat ketidakseragaman hakim dalam putusan-putusan permohonan kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang dengan cessie sebagian. Kata Kunci: Cessie, Cessie Sebagian, Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Abstract This research aims to investigate different judicial decisions regarding cessie in the case of the application for bankruptcy and the suspension of debt payment obligations. With normative-juridical methods and statutory and case approaches, this research particularly studies the Decisions Number 09/Pdt.Sus-Pailit/2015/Pn.Niaga.Jkt.Pst, Number 42/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga.Smg, and Number 16/Pdt.Sus-PKPU/2017/Pn.Niaga.Jkt.Pst in which the judge's decision contained a decision that agreed and granted the application with a partial cessie and some disagreed and rejected the application with a partial cessie. The formulation of the problem in this study is: (1) What are the arrangements regarding the granting of partial cessie in the event of bankruptcy applications and postponement of debt payment obligations in the laws and regulations on bankruptcy and postponement of debt payment obligations?, (2) What is the ratio decidendi of judges regarding the granting of partial cessies in the event of bankruptcy applications and postponement of debt payment obligations?. Research data were obtained from library research and analyzed based on systematic interpretation. The research results reveal that there are no regulations regarding partial cessie as in the application for the suspension of debt payment obligations, thus leading to irrelevance between the decisions regarding the suspension and partial cessie. Keywords: Cessie, Partial Cessie, Suspension Of Debt Payment Obligations