Tujuan Penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui pengaruh kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dalam membentuk karakter tolong menolong, 2) metode yang digunakan dalam membentuk karakter tolong menolong, 3) faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan karakter tolong menolong siswa Madrasah Tsanawiyah Daarul Uluum PUI Ranji. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Madrasah Tsanawiyah Daarul Uluum PUI Ranji yang berjumlah 68 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 siswa. Data yang terkumpul menggunakan teknik angket. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis Structural Equation Modeling-PLS (SEM-PLS) dan keseluruhan tabulasi pengolahan data pada penelitian ini menggunakan software SMART-PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai R-square yang diperoleh sebesar 0,994, atau 99,4%, yang menunjukkan bahwa variabel ekstrakurikuler pramuka dan Stimulan Sikap Tolong Menolong dapat memengaruhi 99,4% variabel pembentukan karakter tolong menolong siswa. Hasil pengujian hipotesis menggunakan pengujian bootstrapping. Metode yang digunakan untuk membentuk karakter tolong menolong pada kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di Madrasah Tsanawiyah Daarul Uluum PUI Ranji adalah dengan pemberian nasehat, motivasi, keteladanan, pemberian tugas, dan pencapaian SKU dan SKK. Selain itu, ada faktor pendukung dalam pembentukan karakter tolong menolong yaitu sikap, pengetahuan dan pengalaman pembina pramuka, kesadaran pribadi siswa, pendanaan, sarana prasarana, dukungan orang tua dan lingkungan masyarakat sekitar, sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya minat siswa pada kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dan faktor cuaca. Sehubungan dengan itu, peneliti menyarankan agar siswa terus aktif dan rutin dalam mengikuti kegiatan kepramukaan baik yang diadakan oleh sekolah maupun yang diadakan oleh pihak luar sekolah.