p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sungkai
Fitriana , Laily
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keuntungan dan Efisiensi Usaha Tempe Daun di Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Aptriani, Indri; delwina, Defi; Fitriana , Laily
SUNGKAI Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v12i2.2555

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya produksi, penerimaan, dan keuntungan usaha pembuatan Tempe Daun di Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu. Serta menganalisis efisiensi usaha tempe daun. Penelitian ini dilakukan di dua desa yang masih memproduksi tempe daun, yaitu Rambah Muda dan Pasir Utama, dengan teknik sampling jenuh dari Januari hingga Maret. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi, dan analisis data seperti Analisis Biaya, Penerimaan, Pendapatan, Return cost Ratio, serta Break Even Point (Produk) dan (Rupiah). Alasan saya mengambil judul tersebut karena usaha Pengrajin olahan tempe daun di Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu merupakan usaha home industry yang masih belum memperlihatkan aspek finansial dari usahanya. Hasil penelitian ini menunjukkan  Jumlah Rata-rata biaya produksi per pengrajin usaha tempe daun di Kecamatan Rambah Hilir sebesar Rp58.800.656/tahun, serta rata-rata penerimaan (TR) per pengrajin usaha tempe daun sebesar Rp91.200.000/tahun dan rata-rata keuntungan yang diperoleh per pengrajin usaha tempe daun di Kecamatan Rambah Hilir adalah sebesar Rp32.399.344/tahun. Hasil Efisiensi yang diperoleh, rata-rata bahwa nilai R/C ratio itu adalah sebesar 1,55 yang artinya bahwa setiap Rp1,00 biaya yang dikeluarkan akan mendapatkan penerimaan sebesar 0,55 kali dari biaya yang telah dikeluarkan dan usaha tempe daun di Kecamatan Rambah Hilir ini menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Sedangkan rata-rata nilai BEP Produk (Bungkus) per pengrajin diperoleh nilai sebesar 3.201 artinya bahwa pada saat produksi 1 (satu) tahun diperoleh tempe daun sebanyak 47.040/100gram tersebut mengalami BEP dimana usaha menguntungkan. Demikian juga perhitungan rata-rata BEP Harga (Rupiah) per pengrajin usaha tempe daun yang dihasilkan adalah sebesar Rp6.206.054 dari rata-rata harga jual 100gram per pengrajin adalah sebesar Rp1.939/100gram maka dapat dikatakan menguntungkan. Top of Form kata kunci : Analisis Keuntungan, Efisiensi ABSTRACT This research aims to determine the production costs, revenues and profits of the Leaf Tempe business in Rambah Hilir District, Rokan Hulu Regency. As well as analyzing the efficiency of the tempe leaf business. This research was conducted in two villages that still produce tempe leaves, namely Rambah Muda and Pasir Utama, using a saturated sampling technique from January to March. Data collection methods include interviews, documentation, and data analysis such as cost analysis, revenue, income, return cost ratio, and break even point (product) and (Rupiah). The results of this research show that the cost data and average data for tempe leaf craftsmen in Rambah Hilir District are Production Costs of IDR 58,800,656/year, Revenues of IDR 91,200,000/year, Profits of IDR 32,394,678/year, Return cost ratio of 1.55, the product Break Even Point is 3,201 and the rupiah Break Even Point is IDR 6,206,054  
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis jacq) ANTARA KUD MAKARTI JAYA DESA KUMAIN DAN KUD BANGKIT USAHA MAKMUR DESA BENCAH KESUMA KABUPATEN ROKAN HULU Anggraini Harahap, Elisa; Fitriana , Laily; Gunawan, Ikhsan
SUNGKAI Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v12i2.2713

Abstract

ABSTRAK Kelapa sawit (Elaeis guineensis jack) adalah komoditas perkebunan utama serta paling unggul di Indonesia. Tanaman yang produk alaminya terdiri dari minyak inti sawit (Palm Karnel Oil atau PKO) serta minyak sawit mentah (Crude Palm Oil atau CPO). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : 1) Bagaimana tingkat pendapatan dan apakah terdapat perbedaan pendapatan petani KUD Makarti Jaya di Desa Kumain Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu 2) Bagaimana tingkat pendapatan dan apakah terdapat perbedaan pendapatan petani KUD Bangkit Usaha Makmur di Desa Bencah Kesuma Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu 3) Bagaimana tingkat pendapatan dan apakah terdapat perbedaan pendapatan petani KUD Makarti Jaya di Desa Kumain dan KUD Bangkit Usaha Makmur Desa Bencah Kesuma Kabupaten Rokan Hulu?. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriftip kuntitatif dan kualitatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif untuk mencari pendapatan, analisis uji one sample t tes dan independen sampel t tes. Hasil penelitian ini adalah: 1) Rata-rata nilai pendapatan yang di peroleh petani anggota KUD Makarti Jaya sebesar Rp.4.552.815, dengan nilai t_hit pada hasil pendapatan sebesar 35.039 dan niali Sig. (2-tailed) = 0,000, karena nilai sig < 0,05 maka Hâ‚’ ditolak. Hal ini dikatakan tidak terjadi perbedaan pendapatan yang signifikan antar pendapatan yang diterima oleh petani anggota KUD Makarti Jaya di Desa Kumain. 2) Rata-rata nilai pendapatan yang diperoleh petani anggota KUD Bangkit Usaha Makmur sebesar Rp.7.432.298. nilai t_hit pada hasil pendapatan sebesar 1.165,192 dan Sig. (2-tailed) = 0,000, karena nilai sig < 0,05 maka Hâ‚’ ditolak. Artinya tidak terjadi perbedaan pendapatan yang signifikan antara pendapatan yang diterima oleh petani anggota KUD Bangkit Usaha Makmur di Desa Bencah Kesuma. 3) Berdasarkan analisis tingkat pendapatan antara KUD Bangkit Usaha Makmur dan KUD Makarti jaya terdapat perbedaan 1,63 sedangkan berdasarkan uji Independen sampel T Tes terdapat nilai Sig 0,000 maka < 0,05 Hâ‚’ ditolak. Adanya perbedaan pendapatan yang cukup signifikan antara KUD Bangkit Usaha Makmur dan KUD Makarti Jaya. Kata kunci : Perbandingan Pendapatan,Usahatani, Kelapa Sawit