Trian, Trian Fisman Adisaputra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POTRET ANGGARAN RESPONSIF GENDER DALAM MENANGANI KEMISKINAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Trian, Trian Fisman Adisaputra; Agung Sutrisno; Adnan Ramadhan
Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) Vol 6 No 1 (2023): Volume 6 No.1 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jepa.v6i1.2703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena anggaran responsive gender dalam penanggulan kemiskinan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan penyusun anggaran pada Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Sidenreng.hasil wawancara dianalisis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen-komponen dalam sikap birokrasi yaitu (1) komponen kognitif mengacu pada pemahaman, pengetahuan, kepercayaan aparatur terhadap anggaran responsive gender, (2) komponen efektif mengacu pada sikap aparatur pada anggaran responsive gender, (3) dan komponen behavior mengacu pada predisposisi aparatur terhadap anggaran responsive gender dalam bertindak. Hasil penilian menunjukkan bahwa dominasi fakta social material menjadi stimulus utama dalam melakukan penerapan anggaran responsive gender.
Makna Biaya Dalam Tradisi Mapadendang Di Kabupaten Sidenreng Rappang Trian, Trian Fisman Adisaputra; Muhammad Zikri
Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor1, Oktober 2025
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jepa.v8i1.4219

Abstract

Penelitian ini menggunakan konsep matching dalam akuntansi dan manajemen keuangan dalam melihat makna biaya yang dipahami oleh Masyarakat yang melakukan budaya mapadendang di Kabupaten Sidenreng Rappang. Tujuan penelitian ini ingin melihat makna biaya yang dipahami oleh Masyarakat yang melakukan budaya mapadendang yang dilakukan setelah panen dalam satu periode musim tanam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan mengungkap makna dari sisi informan dalam melihat biaya dalam pelaksanaan budaya mapadendang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat makna lain dari biaya yang dipahami oleh Masyarakat Desa Buae Kabupaten Sidenreng Rappang dalam memandang pengeluaran yang dikorbankan dalam pelaksanaan budaya mapadendang. Biaya yang dikeluarkan Masyarakat petani dalam budaya mapadendang dimaknai sebagai gotong royong Masyarakat, rasa Syukur, dan upaya menghidupkan Sejarah.