Soesiantoro , Adi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KECAMATAN SEDATI SIDOARJO: (Studi Pelaksanaan Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 71 Tahun 2019 Tentang Pengurangan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Rumah Tangga) Tampubolon, Anju Ferson; Hariyoko , Yusuf; Soesiantoro , Adi
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 02 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai daerah penghasilkan komoditas bandeng, kerang, udang windu dan terasi, kerupuk & olahan ikan bandeng. Kecamatan Sedati merupakan Kecamatan yang terdekat dengan laut yang merupakan bagian dari Selat Madura, Kecamatan Sedati terletak di Kabupaten Sidoarjo yang dimana termasuk salah satu penyangga utama Kota Surabaya, dan termasuk dalam kawasan Gerbangkertosusila (Gersik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan). Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk beserta aktivitasnya, maka timbulan sampah tentunya juga mengalami peningkatan. Peningkatan jumlah penduduk berarti peningkatan jumlah atau volume timbulan sampah, sedangkan bertambahnya jenis aktivitas berarti semakin beragam jenis sampah yang dihasilkan. Melihat hal tersebut pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengeluarkan Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 71 Tahun 2019 dengan program kegiatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengatasi permasalahan tersebut, partisipasi masyarakat juga harus dilibatkan. Fokus penelitian melihat kebijakan pengelolaan sampah dalam beberapa  tingkatan partisipasi masyarakat menurut  Sherry  R Arnstein. Data peneliti diperoleh dari wawancara dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidoarjo, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Sedati Gede, Ketua RW 9 dan Ketua RT 21 Perumahan Jaya Regency, masyarakat Desa KUCARI (Kampung Cabut Duri) dan masyarakat Desa Betro.