Auliandari, Rizky Amelia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR KLINIS YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN RESISTENSI OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS: TINJAUAN LITERATUR Auliandari, Rizky Amelia; Sutiningsih, Dwi; Laksono, Budi; Sakundarno, Mateus
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.879

Abstract

Tuberkulosis (TB) telah menginfeksi hampir seperempat dari penduduk di dunia. Namun, dalam perjalanan pengendalian dan pencegahan TB ditemukan tantangan baru, yaitu terjadinya resistensi OAT pada pasien TB. Resistensi tidak hanya menyerang pasien yang pernah berobat, melainkan pada pasien yang baru terdiagnosa. Kondisi tersebut sebagian besar terjadi akibat kebiasaan penderita yang tidak konsisten dalam menjalankan pengobatan. Dengan begitu, perlu adanya penjelasan lebih lanjut terkait factor apa yang mempengaruhi terjadinya resistensi OAT. Penelitian ini merupakan tinjauan literatur, berdasarkan artikel dari Google Cendekia, Science Direct, dan Pub Med. Pemilihan artikel menggunakan diagram alur PRISMA sesuai dengan inklusi penelitian. Variabel yang ditelaah pada tinjauan literatur ini adalah riwayat pengobatan, kepatuhan berobat, riwayat kontak, dan riwayat komorbid. Hasil penelusuran didapatkan total 14.131 artikel, di mana hanya 9 artikel yang sesuai. Sebagian besar penelitian mengungkapkan bahwa riwayat pengobatan, kepatuhan dalam menjalankan pengobatan, dan Riwayat kontak dengan pasien TB sebelumnya memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian resisten OAT terhadap pasien TB. Sementara Riwayat DM merupakan variable yang secara tidak langsung juga dapat mempengaruhi terjadinya resisten OAT. Untuk mendapatkan hasil penelitian yang signifkan dan lebih valid dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis factor klinis yang berpengaruh paling dominan terhadap terjadinya resistensi obat terhadap pasien TB.