Viqriani, Rindang
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Seni Gebyok Ukir di Jepara Sebagai Penunjang Ekonomi di Desa Blimbingrejo , Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara Viqriani, Rindang
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v4i2.60816

Abstract

Kecamatan Nalumsari terdiri dari lima belas desa/kelurahan, salah satunya adalah desa Blimbingrejo. Masyarakat di Desa blimbingreio sebagian besar mereka menggantungkan hidupnya pada hasil penjualan gebyok ukir. Gebyok adalah salah satu furniture khas Jepara berupa partisi penyekat ruangan pada arsitektur khas Jepara yang pada umumnya terbuat dari bahan kayu jati. Biasanya dipergunakan untuk menyekat antara ruangan. Karena gebyok menjadi salah satu penunjang ekonomi maka banyak sekali masyarakat yang berprofesi sebagai pengrajin maupun pengusaha gebyok ukir Jepara. Desa ini juga telah dinobatakan sebagai desa sentra gebyok ukir di Jepara. Selain desa dengan pengahasil gebyok ukir di Jepara. Desa blimbingreio sendiri adalah desa dengan pembuatan gebyok ukir Jepara yang berkualitas baik dan memuaskan dan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan gebyok ukir sekaligus dampak ekonominya bagi masyarakat di Desa Blimbingreio dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif dilakukan dengan menafsirkan keadaan yang terjadi melalui gambaran atau mendeskripsikan keadaan secara objektif yang diperoleh dari beberapa narasumber di lapangan. Sedangkan Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dilakukan melalui dari observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembuatan gebyok ukir menggunakan teknik yang dilakukan dengan cara tradisional ataupun modern. Sehingga kualitas gebyok ukir mampu sampai kancah nasional dan bermanfaat bagi kehidupan ekonomi masyarakat di desa Blimbingrejo  
PEMBUATAN GARAM SEBAGAI PENUNJANG EKONOMI PETANI GARAM DI DESA KEDUNGMUTIH KECAMATAN WEDUNG KABUPATEN DEMAK Viqriani, Rindang
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v4i1.72916

Abstract

ABSTRAKDesa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak letak wilayahnya berdekatan dengan laut sehingga masyarakat memanfaatkan air laut untuk pengembangan lahan tambak garam. Perekonomian warga banyak ditopang oleh industri garam. Selain sebagai kegiatan ekonomi yang penting, produksi garam juga penting bagi cara hidup dan budaya masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana produksi garam membantu finansial petani garam di Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dalam artikel ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pembuatan garam di Desa Kedungmutih memiliki peran yang dignifikan sebagai penunjang ekonomi petani garam di wilayah tersbut, diantaranya mendorong pendapatan petani, pencipataan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Kata kunci: Pembuatan Garam, Penunjang Ekonomi, Desa Kedungmutih