Bencana banjir merupakan fenomena alam yang terjadi karena dipicu oleh proses alamiah dan aktivitas manusia yang tidak terkendali dalam mengeksploitasi alam. Desa Kwarasan merupakan salah satu daerah di Kecamatan Grogol kabupaten Sukoharjo yang Memiliki potensi tinggi terkena banjir yang disebabkan meluapnya debit air dari aliran anak sungai Bengawan Solo. Kejadian banjir di desa Kwarasan sudah sering terjadi. Masyarakat sudah menerima berbagai informasi tentang kesiapsiagaan, hanya saja masyarakat belum bisa melakukan upaya maksimal karena informasi yang diterima belum mengarah pada kondisi yang dialami oleh warga desa. Tujuan edukasi mitigasi bencana didasarkan dari analisis situasi pada warga Desa Kwarasan dengan tujuan warga Desa mampu menetukan mitigasi bencana yang tepat sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Metode yang digunakan dalam pengabdian Masyarakat ini adalah dengan metode peergroup dengan membuat kelompok diskusi pada warga. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan hasil bahwa pengetahuan dari 15 warga desa yang mengikuti kegiatan ini mengalami peningkatan dari sebelumnya hanya 3 warga yang Memiliki pengetahuan baik menjadi 12 warga yang Memiliki pengetahuan baik. Tidak ada warga yang Memiliki pengetahuan kurang setelah dilakukan edukasi mitigasi bencana. Edukasi mitigasi bencana ini dilakukan berdasarkan analisis situasi yang sebelumnya di diskusikan Bersama dengan warga. Materi yang disajikan terkait mitigasi bencana disesuaikan dengan situasi yang ada di Desa Kwarasan.