Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLIKASI DILEMATIS STATUS JANDA BAGI WANITA Arifin, Muhamad
Al-MAJAALIS Vol 6 No 2 (2019): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.797 KB) | DOI: 10.37397/almajalis.v6i2.112

Abstract

Setiap wanita sejatinya mendambakan untuk bisa menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis hingga akhir hayatnya. Namun bagi beberapa wanita, keinginan itu kadang harus kandas untuk bebeapa waktu, dan bagi sebagian lainnya kandas untuk selamanya. Melalui penelitian ini, penulis hendak mengungkap alasan alasan yang melatar belakangi terjadinya status janda pada wanita. Pengetahuan tentang latar belakang terjadinya status janda, penulis melanjutkan dengan mengungkap alasan sebagian wanita yang lebih memilih untuk mempertahankan statusnya sebagai seorang janda. Dari pemahaman terhadap dua aspek ini, penulis dapat mengungkap kondisi dilematis dan beberapa solusi nyata bagi seorang janda. Harapannya penelitian ini dapat bermanfaat bagi wanita janda yang sedang dalam dilema, kesusahan untuk memutuskan sikap.
الإجارة المنتهية بالتمليك Umair, Kuswoyo Abu; Rosyadi, Imron; Badri, Muhammad Arifin
Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol 6 No 3 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Research and Strategic Studies Center (Pusat Riset dan Kajian Strategis) Fakultas Syariah IAI Nasional Laa Roiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i3.5198

Abstract

This research focuses on fiqh issues disputed by the Syafi'i Madzhab Ulema with the Three Other Madzhab Imams in the book of Ijarah Muntahiyah Bittamlik and the results of the decision of the Indonesian Ulema Council on this issue. Which is taken from the collection of fatwa decisions of the Indonesian Ulema Council and the book Ahkamul Fuqoha'. The aim of this research is to provide a clear description of the fiqh issues that are disputed by those in the Ijarah book and the reasons for their differences, and to explain the influence of the legal decisions of the Syafi'i madzhab on these issues with the legal decisions of the Indonesian Ulema Council. This research is descriptive qualitative library research using comparative methods. The findings in this problem are that the opinions of the Shafi'i madzhab in the book of Ijarah have an influence on the fatwas of the Indonesian Ulema Council in the law of Ijarah Muntahiyah Bittamlik. The reasons for differences of opinion between the two in the book of Ijarah Muntahiyah Bittamlikare: differences in the assessment of a hadith, the rules of proposal, ijtihad using qiyas, and the meaning of Arabic lafadz. In this matter, the opinion of the Indonesian Ulema Council is in accordance with the Shafi'i school of thought on these two issues. The issues disputed by them are matters of ijtihadiyyah; therefore, they should not be the cause of division, and it is permissible to follow the opinions of different scholars in the sect, but considering a difference to be acceptable does not prevent it from explaining the truth, so for a Muslim from among A student of Sharia knowledge is obliged to follow the opinion that he considers to be correct, while a layman is obliged to take the opinion of the person whom he considers to be the most pious and the most virtuous. Key words: Ikhtilaf,Ijarah Muntahiyah Bittamlik, Indonesian Ulema Council, and four schools of thought
FENOMENA FATHERLESS DALAM KELUARGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Zarkasyi, Ezra Salwa Wahyu; Badri, Muhammad Arifin
USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/usrah.v4i2.765

Abstract

Pendidikan dalam keluarga merupakan investasi terbaik jangka panjang yang dapat dilakukan oleh kedua orang tua. Keterlibatan ayah dalam pengasuhan bukan hanya terkait sisi materiil, karena pengasuhan membutuhkan interaksi yang berkualitas dan tahan lama. Perosalan kekosongan peran ayah dalam jiwa anak yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh hilangnya peran ayah dalam proses pengasuhan anak, tanggung jawab ayah hanya dibatasi sebagai pencari nafkah, paradigma yang mengakar dalam masyarakat juga membuat batasan bahwa pengasuhan hanya dibebankan kepada ibu. Jika anak tidak mendapatkan peran ideal anak maka akan terjadi ketimbangan antara pertumbuhan dan perkembangan karena orang tua hanya fokus pada masalah pertumbuhan anak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelis penelitian studi pustaka (library research). Studi ini dilakukan dengan memahami literatur terkait Fenomena Fatherless Perspektif Hukum Islam dari berbagai sumber media seperti buku, jurnal, media massa, dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayah harus tetap terlibat dalam proses pengasuhan dam pendidikan anak sekalipun dari kejauhan atau pada sela waktu padatnya. Terdapat banyak kisah teladan dalam Al-Qur’an terkait peran ayah dalam pengasuhan. Agama Islam mengajarkan bahwa menjaga keberlangsungan hidup anak dengan memelihara dan mendidik merupakan suatu kewajiban dan termasuk dosa besar jika dilalaikan. Kata kunci: Fatherless; Ayah; Keluarga