Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kepuasan nasabah terhadap layanan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Sebelum Dan Sesudah Merger. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode analisis Costumer Statisfaction Index (CSI). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 154.472 nasabah. Sedangkan sampel yang dipakai sebanyak 388 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diambil dari hasil menyebarkan kuesioner kepada nasabah BSI setelah merger dan nasabah BRIS, BNIS, BSM sebelum merger. Data yang diperoleh hasil penyebaran kuesiner kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan jaminan terhadap kepuasan nasabah BSI sesudah dilakukan merger, tidak terdapat pengaruh signifikan kehandalan terhadap kepuasan nasabah BSI sesudah dilakukan merger, terdapat pengaruh signifikan bukti langsung terhadap kepuasan nasabah BSI sesudah dilakukan merger, tidak terdapat pengaruh signifikan empati terhadap kepuasan nasabah BSI sesudah dilakukan merger, terdapat pengaruh signifikan daya tanggap terhadap kepuasan nasabah BSI sesudah dilakukan merger. Dari uji R2 pada penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh jaminan, kehandalan, bukti langsung, empati, daya tanggap terhadap kepuasan nasabah sebesar 64% pada layanan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) setelah merger. Sedangkan sisanya 36% dipengaruhi oleh faktor lain. Dapat peneliti simpulkan bahwa nasabah BSI merasa puas setelah dilkukan merger