Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN UMKM KRIPIK TEMPE MELALUI INOVASI KEMASAN PRODUK SEBAGAI UPAYA STRATEGI PEMASARAN DI DESA BENDO KEC. KAPAS KAB. BOJONEGORO Durroh, Badiatud; Yusuf , Moh.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.20941

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian suatu negara ataupun daerah, tidak terkecuali di Indonesia.Peranan UMKM di Indonesia dalam menopang perekonomian di Indonesia cukup signifikan. Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah Peralatan dan teknologi yang digunakan dalam proses pengemasan produk masih sangat sederhana sehingga kurang produktif dan hasilnya kurang bagus.,Mitra masih belum memiliki pengetahuan yang memadai tentang cara mengelola usaha dengan baik dan bagaimana memasarkan produknya secara luas. Adapun tujuan dari Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat (PKM) ini antara lain adalah memperbaiki proses produksi dan pemasaran menjadi lebih baik, produktif, dan lebih cepat dengan menggunakan peralatan yang lebih modern , memperkenalkan produk mitra kepada masyarakat yang lebih luas dan meningkatkan pengetahuan mitra tentang mengelola usaha yang baik dan cara memperluas jaringan pemasaran bagi produk yang dihasilkan. Solusi yang ditawarkan pada program pengabdian masyarat ini adalah Pendampingan terkait pengemasan produk, mulai dari desain kemasan hingga pacaking , memberikan pelatihan dan pendampingan terkait proses pemasaran dengan digital marketing. Hasil yang di dapatkan adalah UMKM sudah memiliki kemasan produk dan kemasan produk. UMKM keripik tempe mukadas Sudah memiliki media promosi melalui offline yaitu berupa papan nama, dan mempunyai media online berupa wa bisnis, facebook, dan Instagram.
Symbolic Participation in Village Budgeting: A Legal Analysis of Community Involvement in Tangkulowi Village Yusuf , Moh.; Saliha, Retnadumila; Ikbal, Moh.
Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren
Publisher : PPPM, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Biak-Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46924/jihk.v7i2.413

Abstract

This study analyzes community participation in the preparation of the Village Revenue and Expenditure Budget (APBDes) from the perspective of village governance law. Law Number 6 of 2014 on Villages, as lastly amended by Law Number 3 of 2024, normatively positions community participation as a fundamental principle of democratic and accountable village financial management. Using a normative-empirical legal approach, this research was conducted in Tangkulowi Village, Kulawi District, Sigi Regency. The findings reveal that community participation in APBDes preparation tends to be symbolic. Although formal involvement occurs through deliberative forums, community influence on budget priorities and allocations remains limited. Aspirations from indigenous groups, youth, and women are not adequately reflected in planning and budgeting documents. This symbolic participation weakens the legal legitimacy of the APBDes and reduces accountability and community oversight of village financial management. The study concludes that community participation in APBDes preparation constitutes a legal issue directly related to the quality of village democracy and the legitimacy of village governance.