Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Asuh Orang Tua Taat Beragama dalam Pembentukan Karakter Islami Anak M. Arief Affandi
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2020): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/taujih.v2i1.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pola asuh orang tua taat beragama dalam pembentukan karakter islami anak, dengan sub fokus: 1). Konsep pembentukan karakter islami, 2). Model pola asuh yang diterapkan, dan 3). Implikasi pola asuh terhadap karakter islami anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus keluarga imam masjid dan mushollah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi. Untuk analisisnya peneliti menggunakan analisis (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.. Hasil penelitian ini menemukan bahwa konsep pembentukan karakter islami anak oleh orang tua taat beragama di Desa Tulungrejo dengan menggunakan metode dan pendekatan: 1). Keteladanan, 2). Pembiasaan, 3). Nasihat, 4). Perhatian dan nasihat, 5). Memperhatikan orang baik dan mengarahkan pergaulan yang baik, 6). Hukuman, 7). Mendoakan anak, 8). Ibda’ binafsik, 9). Sholat adalah indikator untuk karakter islami lain. Model pola asuh mayoritas orang tua taat beragama ialah model Otoriter untuk masalah agama, dan authoritative untuk masalah umum. Implikasi pola asuh: anak menjadi: a). Percaya diri, b). Bertanggung jawab (sholat, mengaji, bersifat khauf dan istiqamah), d). Mandiri, e). Terbuka (shiddiq/jujur), f). Ridho dan mudah bergaul, g). Kurang terbuka karena kurang porsi mengobrol, i). Memiliki karakter islami yang baik.
Kuttab dan Institusi Pendidikan Islam Pra-Lahirnya Sistem Madrasah M. Arief Affandi
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2020): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/taujih.v2i2.82

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap lembaga apa saja yang eksis pra-madrasah, bagaimana model pendidikan yang diterapkan dan apa saja faktor kemajuan lembaga pendidikan Islam periode klasik dan bagaimana kontribusi terhadap lembaga pendidikan Islam era modern dengan cara mengumpulkan sumber-sumber pengetahuan tentang sejarah perkembangan lembaga pendidikan Islam, mengintegrasikan temuan tersebut menjadi sebuah penjelasan deskriftif yang sistematis perihal lembaga pendidikan Islam klasik, dan terakhir menarik kesimpulan. Temuan artikel ini adalah, institusi pendidikan Islam eksis sebelum madrasah dengan berbagai modelnya, diantaranya: institusi rumah (Dar al-Arqam dan kediaman ulama), masjid, Kuttab, Saloon sastra, sekolah istana, Shuffah, Halaqah, Khan, Bamaristan, Ribath, perpustakaan dan toko buku, serta madrasah. Metode yang digunakan sangat variatif, mulai dari ceramah, halaqah, diskusi, hafalan, dan faktor yang melandasi keberhasilan pendidikan klasik ialah faktor rosulullah, orientasi pendidikan jelas, dan memahami tugas guru dan murid. Kunci keberhasilan pendidikan Islam klasik yakni, masyarakat terbuka terhadap perbedaan, apresiasi terhadap prestasi, al-Qur’an dan Hadits menjadi sumber rujukan utama, Arabisasi untuk mempermudah kajian literatur Islam. kontribusi terhadap lembaga pendidikan modern tampak dari metode seperti ceramah, hafalan, model belajar lingkaran (halaqah),serta manajemen pendidikan komprehensif seperti yang diterapkan madrasah Nizhamiyah masih diaplikasikan di lembaga modern.