AFREZON, M. ROYYAN
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Integrated Reading And Compotion Meningkatkan Aktifitas Dan Hasil Bejar Memahami Teks Panjang Siswa Kelas Iv Sekolah Dasar Eka Tjipta Sungai Air Jernih Kecamatan Pauh AFREZON, M. ROYYAN
Indonesian Educational Administration and Leadership Journal (IDEAL) Vol. 3 No. 2 (2021): Indonesian Educational Administration and Leadership Journal
Publisher : Program Studi Adminsitrasi Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ideal.v3i2.30237

Abstract

Siswa merupakan subjek yang selalu menjadi penelitian dalam ketuntasan pembelajaran. Begitu juga siswa kelas IV SD Eka Tjipta Sungai Air Jernih Kecamatan Pauh yang menjadi subjek penelitian ini. Rendahnya aktifitas dan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Bahasa In-donesa dengan materi “Memahami Teks Panjang“ melatar belakangi penelitian perbaikan pembela-jaran ini. Peneliti telah melihat hasil belajar prasiklus, perolehan ketuntasan hanya mencapai 29%. Keinginan untuk memperbaiki sekaligus meningkatkan aktifitas dan hasil belajar ini, Sebagai so-lusinya peneliti menerapkan strategi pembelajaran dengan model Cooperatif Integratif Reading and Compotion ( CIRC ) yang mengintegrasikan bacaan secara menyeluruh kemudian mengkomposisikan menjadi bagian-bagian yang penting. Sebuah Model yang komprehensif untuk mengajari pembelaja-ran membaca, menulis, dan seni berbahasa pada kelas yang lebih tinggi. Prosedur pelaksanaan per-baikan pembelajaran ini dilakukan dalam 3 siklus dengan 6 kali pertemuan. Setelah perbaikan maka peneliti menyimpulkan bahwa adanya peningkatan rata-rata ketuntasan klasikal untuk aktifitas siswa dari siklus 1 65,5% sampai siklus 3 mencapai 85,3% dan hasil belajar siswa dari siklus 1 rata-rata ketuntasan 64,4% sampai siklus 3 mencapai 86,3%. Pada siklus 1 pertemuan kesatu 9 orang yang tidak tuntas, sedangkan setelah pelaksanaan terakhir di siklus 3 semua siswa sudah tuntas. Ketunta-san yang bertahap ini menunjukkan bahwa efektifitas dari model pembelajaran ini sangat cocok dit-erapkan untuk pembelajaran yang bersifat membaca dengan tujuan pemahaman. Namun kurang co-cok untuk pembelajaran yang bersifat berhitung.