harsyah, akmal firdaus
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Solusi Pornografi dalam Kehidupan Bermasyarakat (Studi Tafsir Al-Mizan Karya Muhammad Husein Thabathaba’i) harsyah, akmal firdaus
At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 2 No. 01 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/at-tahfidz.v2i01.535

Abstract

Penelitian ini memuat pandangan Muhammad Husain Thabahaba‟i terkait nikah mut‟ah dalam tafsirnya, yaitu al-Mizan Fi Tafsir al-Qur‟an. Pembahasan mengenai nikah mut‟ah menjadi perdebatan antara kelompok Sunni dan Syi‟i. Tafsir ayat-ayat mengenai nikah mut‟ah yang kemudian dipengaruhi dengan adanya kepentingan ideologi, semisal kepentingan Sunni dan Syi‟ah. Yang mana, pada kedua kelompok tersebut memiliki pandangan yang berbeda mengenai kawin kontrak. Dalam penelitian ini perdebatan disajikan dalam bentuk interpretasi al-Qur‟an atau tafsir al-Qur‟an. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research) dengan objek penelitian terpusat pada kitab Tafsir al-Mizan Fi Tafsir al-Qur‟an. Penelitian ini menyajikan data dengan menggunakan analisis deskriptif (descriptive análisis) dan analisis ekspalanatori (ekspalanatory analisys) dengan pendekatan historis. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan pertama, Menurut Thaba‟thaba‟i QS. Surat al Nisa‟ (4) 24 adalah dasar hukum yang menjadi rujukan terkait nikah mut‟ah atau kawin kontrak sesuai syarat-syarat dan ketentuan yang berlaku seseorang diperbolehkan melakukan nikah mut‟ah tidak lebih dari 3 (tiga) kali karena besarnya tanggung jawab suami dan pernikahan itu tidak bisa dipermainkan. Kedua, QS. Surat al Nisa‟ (4) 24 bukan rujukan dasar nikah mut‟ah akan tetapi membahas mengenai perintah membayar mahar.p