pH merupakan salah satu parameter penting yang banyak digunakan oleh laboratorium di berbagai bidang untuk menentukan kualitas air dan produk, seperti industri, kesehatan, pangan, dan lingkungan. Sebagian besar bidang tersebut membutuhkan hasil pengukuran pH yang akurat karena hasil pengukuran pH akan berdampak pada pengambilan keputusan dan berdampak pada kehidupan manusia serta lingkungan. Salah satu cara bagi laboratorium untuk menjamin keabsahan dan keakuratan hasil pengukuran pH adalah dengan berpartisipasi dalam skema uji profisiensi. Pada tahun 2022, Laboratorium SNSU Kimia-BSN telah melaksanakan skema uji profisiensi pengukuran pH larutan buffer ftalat dengan rentang pH 3,9 – 4,5. Sebelum sampel larutan buffer ftalat dibagikan kepada peserta, Laboratorium SNSU Kimia-BSN sebagai penyelenggara uji profisiensi harus memastikan sampel yang telah dibuat bersifat homogen dan stabil sesuai persyaratan dalam ISO/IEC 17043:2023. Uji homogenitas sampel dilakukan dengan mengukur 10 botol yang diambil secara acak bertingkat dan diukur nilai pH nya menggunakan pH meter. Hasil uji statistik berdasarkan ISO/IEC 13528:2022 menunjukkan bahwa sampel larutan buffer ftalat bersifat homogen. Kemudian uji stabilitas sampel dilakukan pada suhu estimasi transportasi (40 °C) selama 4 minggu dan pada periode skema uji profisiensi. Hasil uji stabilitas menunjukkan sampel larutan buffer ftalat bersifat stabil pada suhu estimasi transportasi dan selama periode skema uji profisiensi berdasarkan ISO/IEC 13528:2022. Kehomogenan dan kestabilan sampel larutan buffer ftalat juga terlihat dari sebagian besar peserta dapat mengukur pH sampel dengan baik dan mendapatkan hasil evaluasi kinerja memuaskan menggunakan z-score, yaitu sebanyak 81,8%.Kata Kunci:, pengukuran pH, uji profisiensi, homogenitas, stabilitas,.