Angraeni, Ade Irma
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KOMPRES JAHE HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI ATRITIS REUMATOID PADA LANSIA DIRUMAH SAKIT TK IV LAHAT TAHUN 2023 Angraeni, Ade Irma
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 16 No 01 (2024): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58231/jkbh.v16i01.201

Abstract

Radang sendi dapat diagnosis arthritis reumatoid adalah penyakit autoimun kronis radang jaringan ikat, terutama sendi. Kompres jahe hangat mengurangi rasa sakit pada penderita radang sendi karena jahe memiliki kandungan enzim siklo-oksigenase. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres jahe hangat terhadap intensitas nyeri arthritis reumatoid pada lansia di Rumah Sakit TK IV Lahat tahun 2023. Desain penelitian ini menggunakan desain PreEksperiment dengan menggunakan rancangan One group prepost test design.Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit TK IV Lahat. Sampel pada penelitian ini adalah penderita lansia yang menderita Arthritis Rheumatoid di Rumah Sakit TK IV Lahat tahun 2023, yang berjumlah 31 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan rerata nyeri sebelum dilakukan intervensi kompres hangat dengan jahe sebesar 6,06, dengan skor median sebesar 6,00 dan standar deviasi 1,41. Skor nyeri sebelum dilakukan intervensi pemberian kompres hangat dengan jahe terendah adalah 4 dan skor tertinggi adalah 8.Rerata nyeri sesudah dilakukan intervensi kompres hangat dengan jahe sebesar 3,82, dengan skor median sebesar 4,00 dan standar deviasi 1,40. Skor nyeri sesudah dilakukan intervensi pemberian kompres hangat dengan jahe terendah adalah 2 dan skor tertinggi adalah 6.Ada pengaruh kompres jahe hangat terhadap intensitas nyeri atritis reumatoid pada lansia (?=0,000), dengan perbedaan rata-rata skor sebesar 2,24. Diharapkan untuk Rumah Sakit Tk IV Lahat diharapkan agar penelian ini dapat dijadikan sebagai terapi komplementer di komunitas untuk mengurangi nyeri sendi akibat Rheumatoid Arthritis