Egayaka, Egayaka
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS PARU DI RUMAH SAKIT TUGU JAYA KABUPATEN OKI TAHUN 2022 Egayaka, Egayaka
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 15 No 04 (2023): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58231/jkbh.v15i04.204

Abstract

Penyakit Tuberkulosis merupakan penyakit yang diakibatkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis, biasanya paling sering menyerang pada paru – paru. Penyakit Tuberkulosis disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan perilaku yang kurang baik dari keluarga tentang Tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan perilaku pencegahan penularan Tuberkulosis Paru di Rumah Sakit Tugu Jaya Kabupaten OKI. Penelitian berupa survey analitik dengan rancangan cross sectional. Tehnik sampling yang digunakan adalah total sampling dan sampel sebanyak 32 responden. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 Mei – 21 Mei 2022. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner, selanjutnya data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan (?) = 0,05. Hasil uji Chi Square Test didapatkan nilai p = 0,000, dimana nilai p ? 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan penularan Tuberkulosis Paru. Simpulan penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan penularan Tuberkulosis Paru di Rumah Sakit Tugu Jaya Tahun 2022. Disarankan agar keluarga dan penderita lebih meningkatkan pengetahuan tentang Tuberkulosis dan perilaku upaya pencegahan penularan penyakit Tuberkulosis dengan cara mengikuti penyuluhan, banyak bertanya dan membaca materi yang berkaitan dengan penyakit Tuberkulosis serta pihak rumah sakit harus lebih aktif dalam promosi kesehatan tentang Tuberkulosis baik penyuluhan langsung kepada pasien, keluarga pasien yang datang berobat ataupun mengambil obat atau dengan mengadakan sosialisasi langsung ke masyarakat.