Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Sensor MQ-2 dan ESP8266 Menggunakan Metode ADDIE untuk Mendeteksi Kebocoran LPG Siswaya; Fitriani, Anddini
Jurnal Informatika Komputer, Bisnis dan Manajemen Vol 22 No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : LPPM STMIK El Rahma Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61805/fahma.v22i2.135

Abstract

Gas LPG termasuk dalam kategori flammable gas atau gas yang mudah terbakar. Jika terjadi kebocoran atau kesalahan dalam penggunaan, gas dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan yang berpotensi merugikan manusia dan lingkungan. Maka diperlukan teknologi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Alat peringatan dan pendeteksi udara yang terkontaminasi gas adalah alat yang tepat sebagai upaya pencegahan dini, oleh sebab itu dibuatlah proyek tugas akhir yang berjudul “Implementasi sensor MQ-2 dan modul esp8266 untuk mendeteksi kebocoran gas LPG rumah memanfaatkan katup solenoide dengan notifikasi via Telegram”. Metode yang digunakan adalah metode ADDIE dengan merancang detektor kebocoran gas dengan mengimplementasikan sensor MQ-2 dan modul esp8266 dengan mekanisme penghentian kebocoran gas memanfaatkan katup solenoide dan notifikasi via Telegram. Penelitian ini menghasilkan detektor kebocoran gas menggunakan sensor MQ-2 sebagai sensor gas, NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler, LED merah dan hijau sebagai indikator peringatan visual, buzzer sebagai indikator peringatan suara, LCD sebagai media penampil data dan mekanisme penghentian kebocoran gas otomatis menggunakan katup solenoide serta notifikasi via Telegram.
Implementasi Metode Lean UX dalam Perancangan UI/UX Aplikasi Jasa Fotografi Berbasis Mobile Siswaya; Hasan, Muhammad
Jurnal Informatika Komputer, Bisnis dan Manajemen Vol 24 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM STMIK El Rahma Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61805/fahma.v24i1.200

Abstract

Aplikasi jasa fotografi berbasis mobile menghadapi berbagai tantangan dalam memberikan pengalaman pengguna yang optimal, seperti antarmuka yang kurang intuitif, proses reservasi yang kompleks, serta keterbatasan akses informasi layanan secara cepat dan efisien. Permasalahan tersebut berpotensi menurunkan tingkat kepuasan dan keterlibatan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Lean UX dalam perancangan UI/UX aplikasi jasa fotografi berbasis mobile guna menghasilkan solusi desain yang adaptif dan berpusat pada pengguna. Metode Lean UX diterapkan melalui siklus iteratif yang meliputi identifikasi asumsi, perumusan hipotesis, pembuatan Minimum Viable Product (MVP), eksperimen desain, serta validasi berbasis riset pengguna. Pendekatan ini menekankan kolaborasi tim, iterasi cepat, dan pengambilan keputusan berbasis umpan balik nyata. Evaluasi usability dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dengan melibatkan 21 responden. Instrumen SUS terdiri dari 10 pernyataan dengan skala Likert lima poin untuk mengukur persepsi kemudahan penggunaan sistem. Hasil analisis menunjukkan skor rata-rata SUS sebesar 83,57 yang termasuk dalam kategori “Good” dan berada pada rentang mendekati “Excellent” berdasarkan standar interpretasi SUS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Lean UX efektif dalam meningkatkan kualitas interaksi dan kemudahan penggunaan aplikasi jasa fotografi berbasis mobile. Skor usability yang tinggi mengindikasikan bahwa desain yang dihasilkan layak untuk diimplementasikan secara lebih luas serta mampu memenuhi kebutuhan pengguna.
Perancangan dan Uji Kinerja Sistem Pengukur Suhu Berbasis Elektronik Siswaya
Jurnal Informatika Komputer, Bisnis dan Manajemen Vol 21 No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : LPPM STMIK El Rahma Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61805/fahma.v21i2.19

Abstract

Pengukur suhu dengan termometer air raksa sudah biasa dilakukan, baik di industri/kedokteran. Sistem pengukur dianggap baik dan memenuhi syarat jika mudah dalam pembacaan serta dapat meminimalisir kesalahan paralaks, namun sebaliknya jika kesulitan itu masih ada berarti sistem belum baik dan dianggap belum memenuhi syarat. Alternatif solusi dari masalah tersebut, didesainlah sistem pengukur suhu elektronik yang sederhana, murah dan mudah digunakan. Desain pengukur suhu elektronik ini meliputi sensor suhu, pengkondisi sinyal input, ADC, chip mikrokontroler dan LCD display. Untuk memastikan sistem dapat bekerja dengan baik, beberapa parameter yang harus dipenuhi adalah data input yang berupa besaran fisis (suhu) dan ini harus harus diuba ke besaran listrik dulu, atau dengan kata lain mengubah suhu tersebut menjadi tegangan analog dengan menggunakan sensor suhu seri LM35 yang mampu mengkonversi suhu ke tegangan dengan kenaikan 10mV/°C. Lalu output dari sensor suhu, diumpankan ke blok pengkondisi sinyal input untuk dikuatkan tegangannya, kemudian tegangan analog itu diubah menjadi data digital 8-bit menggunakan ADC 0804. Data digital 8-bit yang didapat kemudian di-input-kan ke chip mikrokontroler untuk diproses lebih lanjut sehingga bisa ditampilkan dengan LCD display, dan diketahui nilai suhunya dengan angka desimal. Berdasar konsep/desain rancangan sistem, kinerja termometer elektronik menunjukkan hasil yang baik dan mampu mengukur suhu dengan interval 25°C - 100°C, rata-rata kesalahan pengukuran suhu 0,2125°C
Rancang Bangun Prototipe Monitoring Kekeruhan Dan Penggantian Air Akuarium Otomatis Berbasis IoT Siswaya; Aji, Bastian Wicaksono
Jurnal Informatika Komputer, Bisnis dan Manajemen Vol 21 No 3 (2023): September 2023
Publisher : LPPM STMIK El Rahma Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61805/fahma.v21i3.101

Abstract

Internet of things di era modern saat ini merupakan hal yang mulai banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, membuat hampir semua perangkat elektronik tersambung dan dapat berkomunikasi melalui internet. Seiring dengan perkembangan tersebut, pemanfaatan IoT dalam bidang pemeliharaan ikanpun dikembangkan. Penggantian air akuarium merupakan kegiatan yang sering dilakukan oleh pemilik ikan khususnya ikan hias. Sampai saat ini penggantian air akuarium sering kali tidak diperhatikan, kesibukan pemilik ikan hias dalam kehidupannya seharihari sering kali membuatnya lupa akan kondisi air pada akuariumnya. Sedangkan penggantian air akuarium adalah kegiatan yang perlu diperhatikan, karena ikan memerlukan lingkungan yang bersih dengan air yang mencukupi untuk memenuhi kehidupannya. Untuk mengatasi hal tersebut pada penelitian ini, dirancang sebuah sistem penggantian air akuarium otomatis yang terhubung dengan internet dengan monitoring alat dapat dipantau melalui Blynk, sehingga pengguna dapat memonitoring tingkat kekeruhan air pada akuarium dimana saja dan kapan saja. Sistem ini dirancang menggunakan NodeMCU sebagai pusat kendali sistem, sensor ultrasonik, LDR, mini submersible water pump, relay. Sensor ultrasonik digunakan sebagai pengukur ketinggian air dalam akuarium, sedangkan sensor LDR untuk mengukur kekeruhan air berdasarkan intensitas cahaya yang masuk ke sensor. Hasilnya adalah sistem ini dapat membantu pemilik ikan hias memonitoring kekeruhan air pada akuarium dan membantu penggantian air.
Implementasi Sensor MQ-2 dan ESP8266 Menggunakan Metode ADDIE untuk Mendeteksi Kebocoran LPG Siswaya; Fitriani, Anddini
Jurnal Informatika Komputer, Bisnis dan Manajemen Vol 22 No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : LPPM STMIK El Rahma Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61805/fahma.v22i2.135

Abstract

Gas LPG termasuk dalam kategori flammable gas atau gas yang mudah terbakar. Jika terjadi kebocoran atau kesalahan dalam penggunaan, gas dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan yang berpotensi merugikan manusia dan lingkungan. Maka diperlukan teknologi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Alat peringatan dan pendeteksi udara yang terkontaminasi gas adalah alat yang tepat sebagai upaya pencegahan dini, oleh sebab itu dibuatlah proyek tugas akhir yang berjudul “Implementasi sensor MQ-2 dan modul esp8266 untuk mendeteksi kebocoran gas LPG rumah memanfaatkan katup solenoide dengan notifikasi via Telegram”. Metode yang digunakan adalah metode ADDIE dengan merancang detektor kebocoran gas dengan mengimplementasikan sensor MQ-2 dan modul esp8266 dengan mekanisme penghentian kebocoran gas memanfaatkan katup solenoide dan notifikasi via Telegram. Penelitian ini menghasilkan detektor kebocoran gas menggunakan sensor MQ-2 sebagai sensor gas, NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler, LED merah dan hijau sebagai indikator peringatan visual, buzzer sebagai indikator peringatan suara, LCD sebagai media penampil data dan mekanisme penghentian kebocoran gas otomatis menggunakan katup solenoide serta notifikasi via Telegram.
Implementasi Metode Lean UX dalam Perancangan UI/UX Aplikasi Jasa Fotografi Berbasis Mobile Siswaya; Hasan, Muhammad
Jurnal Informatika Komputer, Bisnis dan Manajemen Vol 24 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM STMIK El Rahma Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61805/fahma.v24i1.200

Abstract

Aplikasi jasa fotografi berbasis mobile menghadapi berbagai tantangan dalam memberikan pengalaman pengguna yang optimal, seperti antarmuka yang kurang intuitif, proses reservasi yang kompleks, serta keterbatasan akses informasi layanan secara cepat dan efisien. Permasalahan tersebut berpotensi menurunkan tingkat kepuasan dan keterlibatan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Lean UX dalam perancangan UI/UX aplikasi jasa fotografi berbasis mobile guna menghasilkan solusi desain yang adaptif dan berpusat pada pengguna. Metode Lean UX diterapkan melalui siklus iteratif yang meliputi identifikasi asumsi, perumusan hipotesis, pembuatan Minimum Viable Product (MVP), eksperimen desain, serta validasi berbasis riset pengguna. Pendekatan ini menekankan kolaborasi tim, iterasi cepat, dan pengambilan keputusan berbasis umpan balik nyata. Evaluasi usability dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dengan melibatkan 21 responden. Instrumen SUS terdiri dari 10 pernyataan dengan skala Likert lima poin untuk mengukur persepsi kemudahan penggunaan sistem. Hasil analisis menunjukkan skor rata-rata SUS sebesar 83,57 yang termasuk dalam kategori “Good” dan berada pada rentang mendekati “Excellent” berdasarkan standar interpretasi SUS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Lean UX efektif dalam meningkatkan kualitas interaksi dan kemudahan penggunaan aplikasi jasa fotografi berbasis mobile. Skor usability yang tinggi mengindikasikan bahwa desain yang dihasilkan layak untuk diimplementasikan secara lebih luas serta mampu memenuhi kebutuhan pengguna.