Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebijakan Diversi dalam Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian yang Dilakukan oleh Anak untuk Kepentingan Terbaik bagi Anak Maulani, Egha; Sunardi, Sunardi; Muhibbin, M.
JURNAL MERCATORIA Vol. 16 No. 2 (2023): JURNAL MERCATORIA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/mercatoria.v16i2.10499

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis diversi dalam penyelesaian tindak pidana pencurian menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012, serta untuk menganalisis urgensi pegaturan diversi dalam penyelesaian tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak dalam rangka untuk kepentingan terbaik bagi anak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan Perundang-Undangan, dan Konseptual. Hasil penelitan menunjukan bahwa Diversi sebagai sebuah konsep dalam Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian Menurut Pasal 7 ayat 2 UU SPPA dapat menggunakan konsep diversi sebagai bentuk penyelesaian diluar peradilan pidana yang sebagaimana unsur pasal yang dilanggar adalah Pasal 362 KUHP dan Pasal 364 KUHP, dikarenakan ancaman pidana penjara di bawah 7 (tujuh) tahun. Sedangkan urgensi pegaturan diversi dalam penyelesaian tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak dalam rangka untuk kepentingan terbaik bagi anak dapat mewujudkan keadilan restoratif pada tahap penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan pada persidangan pengadilan telah memegang peranan yang cukup sentral dalam penyelesaian perkara pidana anak. Kesimpulan dalam penelitian bahwa diversi dapat diterapkan dalam tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak dengan memperhatikan syarat diversi dalam UU SPPA, Serta urgensi terhadap penagturan diversi dalam tindak pidana pencurian pada tingkat penyidikan, penuntutan dan persidangan, memegang peranan yang cukup penting bagi kepentingan terbaik bagi anak.
Ratio Decidendi in the Decision of State Administrative Case No.160/G/2018/PTUN.SBY Ponco Eko, Moh. Saefulloh; Muhibbin, M.; Suratman, Suratman
International Journal of Social Service and Research Vol. 4 No. 05 (2024): International Journal of Social Service and Research (IJSSR)
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the ratio decidendi which is the basis for the judge in issuing a decision in case No.160/G/2018/PTUN.SBY. In the litigation process, the ratio decidendi is an important aspect to determine whether the arguments of the lawsuit are rejected, granted, or partially granted. This research is included in the type of juridical-normative research conducted with a statutory approach (statue approach) and a case study approach (case study). This research uses secondary legal sources from various laws and regulations relating to state administrative courts, as well as legal materials from books, journals, and other literature studies relevant to legal issues. The results showed that the Panel of Judges of PTUN Surabaya considered the settlement of the case by using 3 testing parameters, namely in terms of authority to issue, in terms of formal procedures for issuance and in terms of the material substance of the object of dispute. the results showed that the ratio decidendi of the judge in Decision No.160/G/2018/PTUN.SBY, including, among others, the authority of the defendant as a state official, the formal procedure of the mechanism for issuing the letter that became the object of dispute, and the formal substance of the lawsuit.