Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN TUGAS KESEHATAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DI DESA WONOSARI KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN BONDOWOSO Riskiah Arifi Putri; Cahya Tribagus Hidayat; Luh Titi Handayani
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i2.2288

Abstract

Pendahuluan: Tugas kesehatan keluarga sebagai bentuk gambaran seberapa jauh keluarga mampu meningkatkan atau mempertahankan derajat kesehatan setiap anggota keluarganya. Tugas kesehatan keluarga berkaitan dengan kualitas hidup lansia yang artinya hubungan baik dari keluarga akan memberikan lansia aman dan nyaman. Tujuan : penelitian untuk mengetahui bagaimana tugas kesehatan keluarga tentang kualitas hidup pada lansia. Metode: Desain penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri dari 334 lansia yang usianya ≥60 tahun dengan sampel yang dihitung menggunakan rumus slovin sebanyak 182 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data Variabel independen Tugas Kesehatan Keluarga menggunakan kuesioner dan variabel dependen Kualitas Hidup Pada Lansia menggunkan kuesioner WHOQOL. Analisa data menggunakan uji statistic spreman rank (Rho) dengan tingkat signifikan (a) 5% (0,05) apa bila p value ≤ 0,05. Hasil: hasil penelitian didapatkan bahwa Tugas kesehatan keluarga di desa Wonosari sebagian besar 42,3% yaitu sebanyak 77 orang dalam kategori baik, sedangkan Kualitas hidup lansia di desa Wonosari sebagian besar 41,8% yaitu sebanyak 76 orang dalam kategori sangat baik. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikan P Valulel adalah 0,042dimana p Valulel > a chronbach’s (0.05). Kesimpulan: ada hubungan sangat lemah antara Hubungan Tugas Kesehatan Keluarga dengan Kualitas Hidup Pada Lansia di Desa Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso.
EFEKTIFITAS RENDAM KAKI DENGAN AIR GARAM HANGAT DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SERUT Sri Wahyuni Adriani; Mochammad Iqbal Yudo; Arif Firmansyah; Nadia Azkal ‘Uyun; Riskiah Arifi Putri
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i3.7243

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi dengan tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Tekanan darah dianggap bermasalah apabila tekanan tersebut bersifat persisten. Hipertensi apabila tidak terkontrol atau tidak diber perhatian khusus dapat menyebabkan berbagai komplikasi bila mengenai jantung kemungkinan dapat terjadi infark miokard, jantung koroner, gagal jantung kongestif, bilamengenai otak terjadi stroke. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas rendam kaki dengan air garam hangat dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Serut. Data pengkajian yang sudah dilakukan rata- rata masyarakat yang terkena hipertensi dari pola hidup. Dari masalah tersebut perludilakuan intervensi untuk mengurangi jumlah hipertensi di Desa Serut dengan menimbang berat badan dan memeriksa tensi pasien. Jika terdapat pasien yang tensinya tinggi akan diberikan edukasi dan intervensi mengenai rendam kaki serai dan garam dan dilihat hasilnya setelah 2 minggu. Hasil intervensi pemberian rendam kaki dengan serai dan garam pada air hangat terdapat penurunan tekanan darah pada responden yang diberikan intervensi dengan serai dan garam pada air hangat dapat menurunkan hipertensi, sebanyak 35responden penderita hipertensi (125-200/80-110 mmHg) mengalami penurunan hipertensi yaitu (110-135/70-100 mmHg) dan 35 responden tekanan darahnya menjadi normal.