ABSTRAK Latar Belakang: Berat badan neonatus secara fisiologi mengalami penurunan sebesar 10%, untuk bayi besar mungkin tidak signifikan, namun untuk bayi yang kecil kurang dari 2,5 penurunan tersebut dapat menjadi masalah karena keluarnya mekonium dan air seni yang belum diimbangi dengan asupan yang mencukupi, misalnya produksi ASI yang belum lancar. Teknik pemotongan tali pusat yang tepat waktunya akan dapat mencegah terjadinya penurunan BB neonatus dalam 10 hari pertama kehidupannya karena meningkatkan suplay zat besi sehingga mengurangi kejadian anemia sebesar 60% pada bayi, mengurangi perdarahan intraventrikuler sebesar 59% pada bayi prematur, mengurangi enterocolitis nekrotik sebesar 62% pada bayi premature, mengurangi sepsis, mengurangi kebutuhan transfuse darah pada bayi prematur. Peningkatan berat badan neonatus saat usia 10 hari dengan penundaan pemotongan tali pusat sebesar 300 gram. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan penundaan penjepitan dan pemotongan tali pusat dengan kenaikan berat badan neonatus. Metode: Desain penelitian adalah Cross Sectional dengan menggunakan data sekunder pada catatan rekam medik ibu dan bayi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien neonatus usia 10 hari dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling pada bulan April - Juni didapatkan sampel berjumlah 48 responden. Hasil: Analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik (Chi Square) diperoleh p value 0,000 ≤ 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara metode penundaan pemotogan tali pusat dengan kenaikan berat badan neonatus di Wilayah Kerja Puskesmas Pandu Sanjaya Tahun 2024. Kata Kunci: Bayi Baru Lahir, Kenaikan Berat Badan Neonatus, Penundaan dan Penjepitan Tali Pusat ABSTRACT Background: Physiologically, neonatal weight decreases by 10%, for large babies it may not be significant, but for small babies less than 2.5 the decrease can be a problem because the release of meconium and urine has not been balanced with sufficient intake, for example, breast milk production is not smooth. The technique of cutting the umbilical cord on time can prevent a decrease in neonatal weight in the first 10 days of life because it increases iron supply, thereby reducing the incidence of anemia by 60% in infants, reducing intraventricular hemorrhage by 59% in premature infants, reducing necrotic enterocolitis by 62% in premature infants, reducing sepsis, reducing the need for blood transfusions in premature infants. Increased neonatal weight at 10 days of age with a delay in cutting the umbilical cord by 300 grams. Objective: This study aims to analyze the relationship between delays in clamping and cutting the umbilical cord and neonatal weight gain. Method: The study design was Cross Sectional using secondary data from the medical records of the mother and baby. The population in this study were all neonatal patients aged 10 days and the sampling technique used the Simple Random Sampling technique in April - June, a sample of 48 respondents was obtained. Results: Bivariate analysis using statistical tests (Chi Square) obtained a p value of 0.000 ≤ 0.05. Conclusion: There is a significant relationship between the method of delaying umbilical cord cutting and neonatal weight gain in the Pandu Sanjaya Health Center Work Area in 2024. Keywords: Newborns, Neonatal Weight Gain, Delay and Clamping of the Umbilical Cord