Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN OBESITAS DALAM PATOGENESIS DIABETES Abraham Tangganah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v7i3.5524

Abstract

Kondisi obesitas dan resistensi insulin adalah peningkatan prevalensi diabetes melitus tipe 2 yang terjadi secara global dan di Indonesia. Obesitas dan resistensi insulin berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan risiko diabetes melitus tipe 2, yang dapat menyebabkan dampak kesehatan yang serius dan beban ekonomi yang berat bagi masyarakat. Metode yang dipakai ialah metode studi pustaka. Data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, dan laporan penelitian dianalisis untuk memahami secara mendalam topik penelitian. Tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi tren, pola penelitian terkait, dan kesenjangan pengetahuan yang dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Temuan dari kajian penelitian ini ialah obesitas memiliki peran yang signifikan dalam patogenesis diabetes melitus tipe 2 melalui mekanisme kompleks seperti resistensi insulin, disfungsi sel beta pankreas, dan perubahan hormon. Meskipun telah ada kemajuan dalam pemahaman hubungan antara obesitas dan diabetes tipe 2, masih terdapat kesenjangan pengetahuan yang perlu diselesaikan.
PERAN MIKROBIODATA USUS DALAM PATOGENESIS PENYAKIT PERADANGAN: TINJAUAN LITERATUR Abraham Tangganah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v7i5.5671

Abstract

Usus adalah organ panjang dan berkelok-kelok yang merupakan bagian penting dari sistem pencernaan manusia. Bermula dari lambung, usus terbagi menjadi dua bagian utama ialah usus halus dan usus besar. Ketidakseimbangan dalam komposisi dan fungsi mikrobiota usus dapat memicu peradangan dan berkontribusi pada perkembangan berbagai penyakit peradangan, seperti penyakit radang usus (IBD), rheumatoid arthritis, multiple sclerosis, penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD), obesitas, dan diabetes tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perubahan komposisi mikrobiota usus memengaruhi perkembangan penyakit peradangan serta menyelidiki mekanisme yang mendasari mikrobiota usus berkontribusi pada proses peradangan dalam tubuh. Metode yang dipakai ialah metode studi pustaka. Data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, dan laporan penelitian dianalisis untuk memahami secara mendalam topik penelitian. Temuannya ialah mikrobiota usus dapat berkontribusi pada patogenesis penyakit peradangan melalui beberapa mekanisme, termasuk peningkatan permeabilitas usus (leaky gut), produksi sitokin pro-inflamasi, aktivasi inflammasome, produksi metabolit berbahaya, dan interaksi dengan sistem imun.