Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASA TUBUH (IMT) DAN OLAHRAGA DENGAN SKALA DYSMINORRHEA PADA SANTRIWATI THE RELATIONSHIP BETWEEN THE BODY MASS INDEX (BMI) AND THE SPORT OF THE DYSMENORRHEA SCALE IN THE SANTRIWATI Juliana, Kanisa Ayu; Enny Yuliaswati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v7i5.5628

Abstract

Latar Belakang: Menstruasi merupakan peristiwa keluarnya darah dari vagina. Pengalaman ketidaknyamanan dan rasa sakit saat menstruasi bisa dialami Santriwati yang dinamakan dysminorhea. Dysminorrhea dibagi menjadi 3 derajat yaitu nyeri ringan, sedang dan berat. Ada hubungan erat antara gangguan keseimbangan hormon reproduksi terkait dengan IMT, yang dipengaruhi oleh komponen lemak dalam tubuh terhadap nyeri haid dan olahraga terhadap peningkatan aliran darah yang dapat membantu mengurangi nyeri haid. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Olahraga dengan skala dysminorrhea pada santriwati kelas 6 Gontor Putri Kampus 2. Metode Penelitian: cross-sectional, yaitu tahap pengumpulan data dilakukan pada satu titik waktu. Selanjutnya diuji secara statistik yang menghasilkan koefisien korelasi. Populasi adalah seluruh santriwati kelas 6 Gontor Putri Kampus 2. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling didapatkan sampel berjumlah 82 responden. Hasil Penelitian : Analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik (spearman’s rho non- parametric correlations) diperoleh p value (0,002) < (α)(0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Olahraga dengan skala Dysminorrhea pada santriwati kelas 6 Gontor Putri Kampus 2. Kata Kunci: Dysmenorrhea, Indeks Massa Tubuh (IMT), Olahraga ABSTRACT Background: Menstruation is the event of blood coming out of the vagina. Experience discomfort and pain during menstruation can be experienced in Santriwati called dysmenorrhea. Dysmenorrhea is divided into three degrees: mild, moderate, and severe pain. There is a close link between the reproductive hormone imbalance associated with body mass index (BMI), which is affected by the fatty components in the body against menstrual pain, and sport against increased blood flow that can help reduce menstrual pains. The objective of the research: is to find out if there is any connection between body mass index (BMI) and sports with the scale of dysmenorrhea in the Santriwati class 6 Gontor Princess Campus 2. Research method: cross-sectional, the data collection phase is carried out at a time point. It is then tested statistically to produce a correlation coefficient. The population is the entire Santriwati class 6 Gontor Princess Campus 2. The sampling technique used was simple random sampling, which obtained samples of 82 respondents. Results: Bivariate analysis using Spearman's rho non-parametric correlations obtained p-value (0,002) < (α)(0,05). Conclusion: There is a correlation between Body Mass Index (BMI) and Sport with the Dysmenorrhea scale at the 6th grade Gontor Princess Campus 2. Keywords: Dysmenorrhea, Body Mass Index (BMI), sport
Problematika dan Solusi Pendidikan Berbasis Multikultural di Era Globalisasi dan Modernisasi Hidayat, Rahmat; Setiawan, Agung; Juliana, Kanisa Ayu
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2023.14(1).15-23

Abstract

Dewasa ini umat Islam menghadapi banyak tantangan yang serius, terutama dalam bidang dunia pendidikan terutama di era globalisasi dan modernisasi. Salah satu tantangan tersebut adalah maraknya Pendidikan berbasis Multikulturalisme. Hasil penelitian menunjukkan Islam memiliki konsep-konsep yang berdasarkan pada worldview-nya sendiri, seperti: Konsep Tuhan, kebenaran, ilmu, manusia, dan kebahagiaan. Sementara dalam penerapan konsep-konsep worldview Islam, berbeda dengan worldview Barat. Hal ini serupa dengan Pendidikan Multikulturalisme yang banyak menerapkan unsur-unsur  ideologi dari worldview Barat, seperti: Pluralisme, humanisme, relativisme, dan pragmatisme. Maka, dalam hal tersebut banyak ditemukan problematik pemikiran yang bertentangan dengan worldview Islam. Sehingga, proses penerapan pendidikan terutama  agama yang berbasis multikulturalisme, tidak sesuai dengan tradisi masyarakat Islam yang sebenarnya. Dengan demikian, solusi worldview Islam dalam Pendidikan Agama adalah pemahaman konsep-konsep kunci dalam worldview Islam dan internalisasi adab yang mencakup dalam segala hal, sesuai dengan ketetapan serta ketentuan yang tidak bertentangan dengan syari’at Islam.