The primary need that must be addressed for postpartum mothers with wounds is proper nutrition to support the immune system and wound healing. Gabus fish is an alternative source of albumin protein. Additionally, the nutritional content and amino acids in gabus fish extract can aid in the repair of damaged cells and accelerate wound healing. This study aims to analyze the effect of gabus fish extract on the duration of wound healing in postpartum women after cesarean section at RS. Bhayangkara Polda DIY. This research uses a quasi-experimental design with a case-control group approach. The study was conducted at RS. Bhayangkara Polda DIY. The research instrument was the REEDA scale to measure wound status and determine the duration of wound healing. The sample consisted of 20 respondents, divided into 2 groups: the treatment group, comprising 10 postpartum women who received antibiotics and gabus fish extract, and the control group, comprising 10 postpartum women who received antibiotics without gabus fish extract. The average wound healing time for the treatment group was 6 days, while for the control group, it was 9 days. There was a significant difference in the duration of wound healing between the treatment and control groups at RS. Bhayangkara Polda DIY, with a p-value of 0.028 < 0.05. The administration of gabus fish extract is effective in reducing the duration of wound healing in postpartum women after cesarean section at RS. Bhayangkara Polda DIY. Keywords: Wound, Post-Sectio Caesarea, Snakehead Fish Extract Kebutuhan paling utama yang harus dipenuhi oleh ibu post partum dengan adanya luka adalah nutrisi yang baik untuk sistem imun dan penyembuhan luka. Ikan gabus merupakan alternatif sebagai sumber protein albumin. Selain itu, kandungan nutrisi dan asam amino dalam ekstrak ikan gabus dapat mendukung perbaikan sel-sel yang rusak dan mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak ikan gabus terhadap lama penyembuhan luka pada post sectio caesarea di RS. Bhayangkara Polda DIY. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasy eksperimental. Penelitian ini menggunakan case-control group design. Penelitian dilakukan di RS. Bhayangkara Polda DIY. Instrumen penelitian ini adalah skala REEDA untuk mengukur status luka untuk mengetahui lama penyembuhan luka. Sampel penelitian adalah 20 responden, dari 20 orang tersebut dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok yang diberikan perlakuan (intervensi) sebanyak 10 ibu nifas dengan diberikan antibiotik dan ekstrak ikan gabus dan kelompok kontrol yang diberi antibiotik sebanyak 10 ibu nifas tanpa pemberian ekstrak ikan gabus. Rata-rata lama penyembuhan post sectio caesare pada kelompok perlakuan adalah 6 hari. Rata-rata lama penyembuhan pada kelompok kontrol adalah 9 hari. Terdapat perbedaan yang signifikan perbedaan lama penyembuhan luka post sectio caesarea pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol di RS. Bhayangkara Polda DIY. Hal tersebut dibuktikan dengan p value sebesar 0.028<0.05. Pemberian ekstrak ikan gabus efektif terhadap lama penyembuhan luka pada post sectio caesarea di RS. Bhayangkara Polda DIY. Kata Kunci: Luka, Post Sectio Caesera, Ekstrak Ikan Gabus