Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA REMAJA DI BEKASI TIMUR Selly Anisya Anthony; Yomima Viena
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v4i3.4700

Abstract

Memiliki penampilan yang menarik adalah salah satu hal yang penting bagi sebagian remaja baik perempuan maupun laki-laki. Seorang individu yang memiliki body image yang positif akan merasakan kesejahteraan psikologis yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara Body Image dan Psychological Well-being pada remaja. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner melalui google form dengan jumlah sampel sebanyak 131 partisipan, yang diperoleh menggunakan teknik nonprobability sampling dengan model purposive sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala Psychological Well-being yang disusun berdasarkan dimensi Psychological Well-being menurut Ryff (1989). dan skala Body Image yang disusun berdasarkan aspek citra tubuh menurut Cash & Pruzinsky (2002). Teknik analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara Body Inage dan Psychological Well-being, dinyatakan tidak signifikan dengan memperoleh nilai >0,062 dan memiliki tingkat hubungan yang lemah dengan memperoleh nilai 0,136. Maka H0 diterima Ha ditolak artinya semakin tinggi Body Image maka semakin tinggi Psychological Well-being. Sebaliknya, semakin rendah Body Image maka semakin rendah Psychological Well-being.