Garri Selastiani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DALAM PERSPEKTIF UU NO. 23 TAHUN 2004 DAN H.R. MUSLIM Garri Selastiani; Tajul Arifin
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 8 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v3i8.3276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perbandingan antara kedua hukum, yaitu hukum positif dan hukum Islam mengenai Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dalam perspektif Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 dan hadits riwayat Muslim melalui metode tinjauan literatur atau juga dikenal sebagai kajian literatur. Hasil temuan menunjukkan perlunya penguatan sistem hukum yang melindungi korban KDRT, peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan dan penanganan KDRT, serta kolaborasi lintas-sektor untuk meningkatkan efektivitas dalam menangani kasus KDRT. Lebih lanjut, penelitian ini mendapati perlunya integrasi antara prinsip-prinsip hukum negara dan nilai-nilai agama dalam menanggulangi KDRT, dengan simpulan bahwa kerja sama antara lembaga negara dan agama sangat penting dalam meningkatkan perlindungan terhadap korban KDRT dan menegakkan hukum yang lebih efektif, memerlukan upaya bersama dari pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari KDRT.
Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 dalam Perspektif Hukum Lingkungan: Disharmonisasi Regulasi dan Tantangan Prinsip Kehati-hatian Syifa Sofia Agustin; Andini Nurul S; Garri Selastiani
Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry Vol 1 No 2 (2025): December: Custodia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/psz79m75

Abstract

Environmental degradation resulting from the management of domestic waste and Hazardous and Toxic Waste (B3) has become an existential challenge for Indonesia in achieving its sustainable development goals. This article aims to conduct a critical review of the regulatory framework for waste and B3 management in Indonesia, particularly following the enactment of Law Number 11 of 2020 on Job Creation (now established under Law No. 6 of 2023) and its correlation with Law Number 32 of 2009 on Environmental Protection and Management (UU PPLH). The research method employed is normative legal research utilizing both a statute approach and a conceptual approach. The results of the study indicate that although Indonesia possesses a comprehensive set of legal instruments ranging from Government Regulation (PP) No. 22 of 2021 to specific regulations concerning medical and electronic waste there remains a disharmony between central and regional policies in field implementation. The primary critique in this article is directed at the paradigm shift from a stringent licensing system to a risk-based approach. The author argues that the relaxation of oversight in B3 waste disposal procedures has the potential to undermine the precautionary principle, which serves as a pillar of international environmental law.