Shiddiqi, Nourouzzaman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy Dalam Perspektif Sejarah Pemikiran Islam Di Indonesia Shiddiqi, Nourouzzaman
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 35 (1987)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1987.035.46-61

Abstract

Hasbi dilahirkan dan dibesarkan pada saat-saat di Jawa tumbuh gerakan pembaharuan pemikiran Islam (kaum pembaharu) yang meniupkan pula semangat kebangsaan Indonesia serta anti penjajah dan di Aceh perang melawan Belanda sedang berkecamuk. Baik gerakan pembaharuan pemikiran Islam yang lahir di Jawa, maupun perang Aceh sama-sama dimotori dan dipimpin oleh para ulama atau oleh pemimpin yang perjuangannya disemangati oleh jiwa agama. Mereka mampu menggerakkan masyarakat ke arah perubahan dan membangkitkan semangat untuk berjuang, karena posisi ulama di mata rakyat jauh lebih tinggi daripada posisi kaum pemegang hak kekuasaan negeri (kaum adat). Ajakan bekerja yang didasari oleh rasa ikhlas demi mendapatkan keridlaan Allah.
Apakah Benar ‘ Utsman Ibn ‘Affan Seorang Nepotist? Shiddiqi, Nourouzzaman
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 20 (1978)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1978.020.27-47

Abstract

Utsman ibn ‘Affan ibn “Abdi Syams ibn “Abdi Manaf Ibn Qushai al-Quraisyi, lahir dimekah pada tahun kelima setelah kelahiran Rasulullah saw, berasal dari lingkungan bangsawan Quraisy. Beliau adalah Khalifah ketiga dalam deretan Khulafah al-Rasyidin. Memerintah selama dua belas tahun antara tahun 644-56. Sejak kecilnya termasyhur dengan budi pekerti yang utama dan perbuatan yang terpuji 1), yang oleh Francesco Gabrieli dilukiskan dengan “ a Gentle and a Piousman” 2). Beliau termasuk salah seoarang diantara assabiqun al-awwalun. 3) ikut berhijrah pertama  Abessinia (Habasyah) 4). Ikut dalam setiap peperangan Bersama Rasul, Kecuali Perang Badr. 5) Mewakafkan sumur Raumah yang dibelinya dari seorang Yahudi dengan harga dua puluh ribu dirham untuk keperluan persedian air untuk kaum muslimin 6). Menyumbangkan harata sebanyak  beban seribu ekor unta persiapan perang Tabug 7) pernah menjalankan tugas diplomatik  dalam masa yang sulit dan penuh ancaman bahaya, yakni Ketika bertindak sebagai utusan Rasulullah untuk melakukan perundingan dengan pemimpin  Quraisy di Makkah yang kemudian menelorkan perjanjian  damai hudaibiyah pada tahun 6 Hijriyah. Ketika menjalankan tugas ini beliau pernah diduga telah dibunuh atau setidaknya ditahan oleh orang-orang Quraisy yang karenanya kaum muslimin melakukan sumpah setia yang terkenal dengan nama Bai’at al-Ridwan. 8) Beliau adalah salah seorang penulis wahyu dan termasuk diantara sepuluh orang yang dijamin masuk Syurga.