Abdulah Alwasili
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Program Duta Inovatif Indonesia dalam Peningkatan Literasi Digital Di Media Sosial Abdulah Alwasili; Denih Saputra; Mariatul Qibthiyah; Dalfa Suroya
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5688

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi Program Duta Inovatif Indonesia (DUTIV) yang bertujuan meningkatkan literasi digital di kalangan anak muda melalui pembuatan konten edukatif di media sosial. Program ini memberikan akses pelatihan, bimbingan, dan penugasan yang berbasis pembelajaran mandiri kolaboratif dengan komposisi aktivitas 80% daring dan 20% luring dalam bentuk pembuatan konten edukatif di media sosial dan pelaksanaan sosial project selama tiga bulan pelaksanaan program. Penelitian ini memanfaatkan desain atau metode kuantitatif deskriptif untuk menggambarkan sebaran dan efektivitas program secara objektif melalui angka dan numerik. Hasil menunjukkan efektivitas peningkatan kesadaran literasi digital melalui keterlibatan antara penyelenggara, peserta, maupun audiens di media sosial khususnya untuk golongan anak muda. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan digital, kolaborasi, dan kreativitas peserta dalam menghasilkan konten yang edukatif melalui skema yang sistematis.
Penerapan Blended Learning pada Pelajaran PPKn di SMAN 2 Sukabumi Isep Sunandi; Abdulah Alwasili; Denih Saputra
Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Vol. 1 No. 2 (2023): Juni: GARUDA: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/garuda.v1i2.1202

Abstract

This study aims to explore and analyze the implementation of blended learning in the subject of Pancasila and Citizenship Education (PPKn) at SMAN 2 Sukabumi. The research method used is a case study with a qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews with PPKn teachers and students, observation of the learning process, and analysis of documents related to the implementation of blended learning at the school. The results show that the implementation of blended learning in PPKn at SMAN 2 Sukabumi has been meticulous and well-coordinated. PPKn teachers integrate various digital media and e-learning platforms to present learning materials and assignments. Interaction between teachers and students is enhanced through online discussion forums and video conference meetings. Blended learning provides flexibility for students, allowing them to access materials independently and learn at their own pace. However, challenges faced in the implementation include limited internet access in certain areas and adjustments for students new to online learning. This research offers valuable insights into blended learning in PPKn at SMAN 2 Sukabumi and provides implications and recommendations to enhance the effectiveness of blended learning in citizenship education. By leveraging technology and innovative teaching methods, blended learning can empower students to become more independent and engaged learners, even in challenging circumstances.