Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS RISIKO KECELAKAAN DAN PERBAIKAN SISTEM PENERAPAN K3 BENGKEL MANDIRI MOTOR Agwar, Aliffiqar; Lustyana, Astuteryanti Tri
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol. 11 No. 8 (2023):
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail aliffiqaragwar@gmail.com atau astuteryanti@ub.ac.id Dipublikasikan tanggal: 12 November 2023
EVALUASI RISIKO KECELAKAAN DAN PERBAIKAN PENERAPAN K3 PADA BENGKEL MANDIRI MOTOR Agwar, Aliffiqar; Lustyana, Astuteryanti Tri
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2026.03.04.10

Abstract

Bengkel Mandiri Motor merupakan usaha yang bergerak di bidang perbaikan otomotif. Karyawan bengkel Mandiri Motor kerap kali mengalami kecelakaan kerja, baik itu berupa kecelakaan ringan maupun berat, sehingga pihak bengkel memerlukan upaya pencegahan kecelakaan kerja. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah kecelakaan kerja adalah melakukan analisis risiko menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Metode ini terdiri dari tahap mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan menentukan mitigasi berdasarkan bahaya dan risiko yang teridentifikasi menggunakan hierarki pengendalian risiko. Dari 54 risiko teridentifikasi, 8 risiko tergolong dalam kategori tinggi, 22 risiko tergolong dalam kategori sedang, dan 24 risiko tergolong dalam kategori rendah. Mitigasi yang dapat dilakukan untuk pengendalian risiko adalah merenovasi lingkungan bengkel, mengganti peralatan yang kurang layak pakai, menurunkan tenaga peralatan listrik, memodifikasi permesinan, menerapkan protokol kerja yang aman, menetapkan jadwal inspeksi dan perbaikan rutin, pelatihan bagi karyawan, dan penerapan APD bagi pekerja.