Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERCEPATAN PROYEK PEMBUATAN QUENCH COLUMN DENGAN METODE TIME COST TRADE OFF DI PT PUSPETINDO Setiawan, Dimas Rizki; Hamdala, Ihwan
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol. 12 No. 1 (2024):
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail dimasrs275@gmail.com atau ihwan.h@ub.ac.id Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2024
ANALISIS PENYEGERAAN PROYEK PEMBUATAN QUENCH COLUMN DENGAN METODE TIME COST TRADE OFF (STUDI KASUS: PT PUSPETINDO) Setiawan, Dimas Rizki; Hamdala, Ihwan
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.03.09

Abstract

PT Puspetindo merupakan perusahaan manufaktur di bidang industri, yang menjadi kontraktor pada proyek quench column untuk VCM Plan. Proyek ini dimulai pada bulan Oktober 2022 dan direncanakan selesai pada bulan Juni 2023. Namun pada pelaksanaannya perusahaan mengalami kendala pada proses pengiriman material dari Belanda, sehingga waktu penyelesaian mundur selama 30 hari. Sesuai dengan kontrak maka perusahaan darus membayar denda sebesar Rp. 216.000.000 (3% dari nilai proyek). Pada penelitian ini dilakukan percepatan proyek menggunakan Precedence Diagram Method untuk mengetahui aktivitas kritis yang akan dipercepat, dan metode Time Cost Trade Off untuk mengetahui biaya dan durasi percepatan optimal. Percepatan proyek dilakukan dengan alternatif penambahan jam kerja pada aktivitas fabrikasi. Didapatkan dari analisis dan pengolahan data, durasi proyek dapat dipercepat selama 10 hari menjadi 111 (durasi normal 121 hari). Kemudian total biaya proyek pada kondisi normal sebesar Rp. 6.510.857.536 menjadi Rp. 6.459.524.911 atau berkurang sebesar Rp. 51.332.625.