Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS BEBAN KERJA MENGGUNAKAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) PADA PROSES LAUNDRY Pamungkas, Valentino Dimas; Sari, Sylvie Indah Kartika
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol. 12 No. 3 (2024):
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail valentinodp@gmail.com atau sylvie.indah21@ub.ac.id Dipublikasikan tanggal: 13 Juni 2024
ANALISIS TINGKAT BEBAN KERJA PADA PROSES LAUNDRY MENGGUNAKAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) Pamungkas, Valentino Dimas; Sari, Sylvie Indah Kartika
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 3 No. 7 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2026.03.07.07

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Solusi Laundry yang terletak di Kota Bekasi yang memiliki 4 pekerja dan melaksanakan kerja lembur dalam pekerjaanya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui terkait beban kerja untuk mendapatkan jumlah pekerja optimal pada Solusi Laundry. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Full Time Equivalent (FTE) untuk mendapatkan indeks beban kerja dan Flow Process Chart (FPC) dengan time study untuk memperbaiki proses penyebab beban kerja tidak rata dan lembur. Hasil analisis didapatkan seluruh pekerja mengalami overload dan beban kerja tidak rata pada proses setrika. Rekomendasi perbaikan adalah menambah satu pekerja bantuan khusus pada pekerjaan setrika dan cuci manual, pemberian target pada pekerjaan setrika, dan memindahkan pekerjaan pada lembur pada sif pagi dengan kapasitas cuci kiloan maksimal 150 kilogram. Hasil perhitungan FTE setelah penambahan satu pekerja bantuan didapatkan seluruh pekerja mengalami beban kerja normal.