Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS RISIKO K3 MENGGUNAKAN METODE HIRA PADA PRODUKSI INNER KARUNG PT MURNI MAPAN MAKMUR Salsabila, Annisa Safitri; Sugiono
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol. 12 No. 3 (2024):
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail annisasafitrisalsabila@gmail.com atau sugiono_ub@ub.ac.id Dipublikasikan tanggal: 17 Juni 2024
IDENTIFIKASI RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PRODUKSI INNER KARUNG MENGGUNAKAN METODE HIRA DI PT MURNI MAPAN MAKMUR Salsabila, Annisa Safitri; Sugiono
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 3 No. 7 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2026.03.07.03

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah sebuah bidang pengetahuan yang bertujuan untuk mengantisipasi, mengenali, mengevaluasi dan mengendalikan bahaya. Penelitian ini dilakukan di PT Murni Mapan Makmur, dengan latar belakang sebagai perusahaan manufaktur plastik yang menghadapi risiko bahaya yang signifikan selama proses produksinya. Metode HIRA digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menilai semua risiko selama proses kerja. Identifikasi potensi bahaya dilakukan dengan mengidentifikasi setiap proses yang ada pada produksi inner karung. Penilaian risiko dilakukan dengan cara mengidentifikasi nilai likelihood (frekuensi kejadian) dan nilai severity (tingkat keparahan) dari setiap jenis risiko dengan menyebar kuesioner kepada kepala produksi dan pekerja. Selanjutnya dilakukan pengendalian risiko menggunakan hierarki pengendalian. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 18 potensi bahaya dan 19 identifikasi risiko pada 5 tahapan proses produksi dengan rating high sebanyak 3 bahaya, rating medium sebanyak 4 bahaya, dan rating low sebanyak 11 bahaya.