Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING DI PR TRUBUS ALAMI MALANG Suryabara, Pandu; Hamdala, Ihwan
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol. 12 No. 8 (2024):
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail pandusuryabara@email.com atau ihwan.h@ub.ac.id
OPTIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK MELALUI PENERAPAN MATERIAL REQUIREMENT PLANNING DI PR TRUBUS ALAMI MALANG Suryabara, Pandu; Hamdala, Ihwan
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 3 No. 10 (2026): ‎ Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2026.03.10.06

Abstract

Perencanaan produksi dan pengendalian persediaan merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan suatu perusahaan dalam menjalankan suatu sistem produksi. PR Trubus Alami Malang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Industri Hasil Tembakau (IHT) khususnya produk rokok jenis sigaret kretek tangan (SKT). Pada tahun 2023 kerap kali perusahaan mengalami kekukurangan ketersediaan bahan baku tembakau yang menyebabkan perusahaan tidak mampu mencapai target produksinya serta hilangnya potensi keuntungan yang bisa diperoleh perusahaan (lost sales). Sebagai contoh, perusahaan pernah mengalami kekurangan sebesar 1,1 ton tembakau atau jika dikonversi maka perusahaan mengalami lost sales sebesar Rp432.650.000. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merencanakan persediaan bahan baku produk mulai dari melakukan peramalan permintaan dan perencanaan persediaan bahan baku menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Pada tahapan MRP perhitungan dilakukan dengan cara membandingkan 2 metode lotting usulan dengan metode existing untuk memperoleh metode perencanaan mana yang menghasilkan biaya persediaan yang paling optimal.