Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Biopsychosocial Spiritual Conditions (BSC) of Street Buskers with Visual Disabilities in Bandung City Juandi, Acep; Budiman, Rizky; Hastika, Nunung
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 2 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research on blind people is motivated by the fact that many buskers with blind people in the city of Bandung come from outside the city of Bandung, because according to them the city of Bandung is a city that is friendly to people with disabilities, especially the blind. This research aims to find out, understand and analyze the biological, psychological, social and spiritual conditions of street buskers with visual disabilities in the Diponogoro road area, Bandung City. This research used a descriptive qualitative approach, with purposive sampling using certain criteria, obtaining 5 main informants. and the five informants are street performers with visual disabilities in Bandung City. Data collection in this research was carried out by means of in-depth interviews and documentation studies. The research results show that basic biological needs are very lacking. Street buskers with visual impairments in the city of Bandung spend more time on the streets busking, so there is not enough other physical activity. Based on the results of research on psychological aspects, all informants felt happy when busking because they had no other work. On the social aspect, blind street buskers in the Jalan Diponegoro area, Bandung City, have good relationships with the environment or their friends. Furthermore, the spiritual aspect in this discussion is not discussed regarding the informant's religious observance, how often he prays, makes dhikr, or recite the Koran, but rather whether or not the informant has intentionally or unintentionally abandoned his religious obligations to busk.
Evaluasi dan Standarisasi Jalan Poros Overburden Untuk Meningkatkan Capaian Produksi dan Produktivitas Overburden di Pit TAL Utara Barat Budiman, Rizky; Suhaimi, Adriansyah; Ardi, Suzena; Hartawan Basofi, M.; Dirga Buwana , Ilham
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63849

Abstract

Kinerja produksi overburden (OB) di lokasi PT Antareja Mahada Makmur selama kuartal pertama 2025 tidak memenuhi target, khususnya dalam hal produksi dan produktivitas. Pemeliharaan jalan menyumbang sekitar 35% dari total kehilangan produksi, dengan produktivitas hanya mencapai 96.24% dari rencana sebesar 471.57 BCM/jam (target: 490 BCM/jam). Penyebab utama kinerja yang kurang optimal ini adalah kualitas jalan yang buruk pada rute angkut overburden utama, ditunjukkan oleh nilai rendah dalam indikator kondisi jalan (URCI < 70, CBR < 36%, kecepatan rata-rata 19.10 km/jam). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi jalan dan menetapkan metode standar konstruksi dan pemeliharaan jalan guna meningkatkan produksi dan produktivitas di Pit TAL Utara Barat. Solusi mengintegrasikan enam strategi perbaikan utama: pemetaan material, pengujian laboratorium material terpilih, konstruksi sistem drainase, penggalian spoil untuk pelebaran jalan, penetapan teknik layering dan pemadatan standar, serta pertemuan koordinasi rutin antara tim teknik dan produksi. Implementasi dari Mei hingga Juli 2025 menghasilkan capaian produksi 99.22% dari rencana (dibandingkan 84.18% sebelumnya), peningkatan produktivitas 113.26% (dibandingkan 96.72%), peningkatan kecepatan 18.15% (dari 19.10 menjadi 22.57 km/jam), peningkatan URCI 84.38% (dari 32 menjadi 59), dan peningkatan CBR 35% (dari 20 menjadi 27 pada segmen bermuatan). Manfaat finansial mencapai Rp57.840.540.559,02 setelah mengurangi biaya implementasi. Proses standarisasi menghasilkan tiga standar baru: Standar Parameter Material Jalan, Standar Parameter Layering dan Pemadatan, dan Standar Prosedur Operasional untuk pengujian Dynamic Cone Penetrometer. Pendekatan komprehensif ini berhasil mengatasi masalah kualitas jalan dan memberikan solusi berkelanjutan untuk mempertahankan kinerja jalan angkut yang optimal dalam operasi pertambangan.