., Gustianingsih
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NANOENKAPSULASI EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA (Carica papaya LINN.) MENGGUNAKAN KITOSAN DAN UJI EFEKTIVITASNYA SEBAGAI ANTIINFLAMASI ., Gustianingsih
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pepaya merupakan salah satu tanaman khas Kalimantan Barat yangberkhasiat sebagai antiinflamasi, analgetik, antimalaria, dan antibakteri. Penelitianini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol daun pepaya menjadi sediaannanopartikel dan menguji aktivitasnya sebagai antiinflamasi. Formulasinanopartikel dibuat dengan metode gelasi ionik menggunakan polimer kitosan(0,25%-1%) dengan crosslinker natrium tripolifosfat (0,25%). Nanoenkapsulasiekstrak etanol daun pepaya dievaluasi karakteristiknya meliputi distribusi ukuranpartikel, indeks polidispersitas, zeta potensial, morfologi partikel dan efisiensipenjerapan. Selanjutnya nanopartikel diujikan aktivitas antiinflamasinya padatikus putih jantan wistar dengan dosis 100 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB yangdiinduksi karagenan. Hasil karakterisasi menunjukan bahwa nanoenkapsulasiekstrak etanol daun pepaya pada Formula 1 dengan perbandinganKitosan:Ekstrak:NaTPP (6:1:1) merupakan formula terbaik dengan rata-rataukuran partikel 217,3 nm ± 47,8, nilai indeks polidispersitas 0,271, nilai zetapotensial + 34,3 mV, nilai efisiensi penjerapan sebesar 66,54% ± 0,09 danmorfologi partikel berbentuk tidak beraturan. Uji aktivitas antiinflamasinanopartikel ekstrak etanol daun pepaya yang diberikan secara oral pada dosis 200mg/kg BB menghasilkan persen daya antiinflamasi sebesar 61,538 %. Hasilpenelitian menunjukan bahwa nanoenkapsulasi ekstrak etanol daun pepayakitosan memiliki karakteristik nanopartikel yang baik dan memiliki potensi yangsangat besar dalam menghambat inflamasi pada tikus jantan wistar yang diinduksikaragenan.