Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perancangan Smart Wheelchair dari Kursi Perkuliahan Abdillah, Muhammad Sholihul; Buntoro, Ghulam Asrofi; Vidyastari, Rhesma Intan
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 6, No 2 (2024): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v6i2.22936

Abstract

Kursi roda merupakan kebutuhan pokok manusia difabel untuk beraktivitas. Penerapan teknologi pada kursi roda menjadi hal penting untuk memberikan rasa nyaman. Smartphone merupakan salah satu faktor kenyamanan yang perlu diterapkan pada kursi roda. Sistem kursi roda yang ada rata-rata hanya menggunakan cara manual. Dari perancangan ini dihasilkan smart wheelchair (kursi roda pintar) dari kursi perkuliahan menggunakan smartphone via bluetooth dengan mikrokontroler Arduino Uno R3. Perancangan sistem meliputi perancangan program aplikasi smartphone dan program arduino. Perancangan program untuk aplikasi dengan berbasis visual block programming, dan untuk arduino memakai bahasa C++. Perancangan alat yang dikendalikan menggunakan smartphone sebagai media input perintah melalui aplikasi, arduino sebagai mikrokontroler dengan dinamo motor DC sebagai penggerak kursi roda, dan sensor ultrasonik sebagai pengaman. Alat yang dihasilkan ini memiliki keunggulan antara lain sensor pengaman yang memiliki ketelitian tinggi dan motor DC yang dapat menjalankan pengguna dengan berat 53kg. Kehandalan sensor ultrasonik setelah dilakukan percobaan sebanyak 3x, diperoleh hasil sesuai sebanyak 2x dan kurang sesuai sedikit sebanyak 1x, hal ini disebabkan karena sensor memiliki akurasi sebesar 0,3cm. Alat mampu bekerja secara optimal, dikendalikan dengan smartphone menggunakan aplikasi SmartWheel yang dapat menahan berat 53kg dengan kecepatan 0,28 m/s, dimana jika semakin berat maka pergerakan kursi roda semakin lambat.
PERANCANGAN SMART WHEELCHAIR DARI KURSI PERKULIAHAN Abdillah, Muhammad Sholihul; Buntoro, Ghulam Asrofi; Vidyastari, Rhesma Intan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 3S1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3S1.5299

Abstract

Kursi roda merupakan kebutuhan pokok manusia difabel untuk beraktivitas. Penerapan teknologi pada kursi roda menjadi hal penting untuk memberikan rasa nyaman. Smartphone merupakan salah satu faktor kenyamanan yang perlu diterapkan pada kursi roda. Sistem kursi roda yang ada rata-rata hanya menggunakan cara manual. Dari perancangan ini dihasilkan kursi roda pintar dari kursi perkuliahan menggunakan smartphone via bluetooth dengan mikrokontroler Arduino Uno R3. Perancangan sistem meliputi perancangan program aplikasi smartphone dan program arduino. Perancangan program untuk aplikasi dengan berbasis visual block programming, dan untuk arduino memakai bahasa C++. Perancangan alat yang dikendalikan menggunakan smartphone sebagai media input perintah melalui aplikasi, arduino sebagai mikrokontroler dengan dinamo motor DC sebagai penggerak kursi roda, dan sensor ultrasonik sebagai pengaman. Kehandalan sensor ultrasonik setelah dilakukan percobaan sebanyak 3x, diperoleh hasil sesuai sebanyak 2x dan kurang sesuai sedikit sebanyak 1x, hal ini disebabkan karena sensor memiliki akurasi sebesar 0,3cm. Alat mampu bekerja secara optimal, dikendalikan dengan smartphone menggunakan aplikasi SmartWheel yang dapat menahan berat 53kg dengan kecepatan 0,28 m/s, dimana jika semakin berat maka pergerakan kursi roda semakin lambat.
PERANCANGAN KURSI RODA PINTAR DARI KURSI PERKULIAHAN Abdillah, Muhammad Sholihul; Buntoro, Ghulam Asrofi; Vidyastari, Rhesma Intan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3S1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3S1.4965

Abstract

Kursi roda merupakan kebutuhan pokok manusia difabel untuk beraktivitas. Penerapan teknologi pada kursi roda menjadi hal penting untuk memberikan rasa nyaman. Smartphone merupakan salah satu faktor kenyamanan yang perlu diterapkan pada kursi roda. Sistem kursi roda yang ada rata-rata hanya menggunakan cara manual. Dari perancangan ini dihasilkan kursi roda pintar dari kursi perkuliahan menggunakan smartphone via bluetooth dengan mikrokontroler Arduino Uno R3. Perancangan sistem meliputi perancangan program aplikasi smartphone dan program arduino. Perancangan program untuk aplikasi dengan berbasis visual block programming, dan untuk arduino memakai bahasa C++. Perancangan alat yang dikendalikan menggunakan smartphone sebagai media input perintah melalui aplikasi, arduino sebagai mikrokontroler dengan dinamo motor DC sebagai penggerak kursi roda, dan sensor ultrasonik sebagai pengaman. Kehandalan sensor ultrasonik setelah dilakukan percobaan sebanyak 3x, diperoleh hasil sesuai sebanyak 2x dan kurang sesuai sedikit sebanyak 1x, hal ini disebabkan karena sensor memiliki akurasi sebesar 0,3cm. Alat mampu bekerja secara optimal, dikendalikan dengan smartphone menggunakan aplikasi SmartWheel yang dapat menahan berat 53kg dengan kecepatan 0,28 m/s, dimana jika semakin berat maka pergerakan kursi roda semakin lambat.
PERANCANGAN SMART WHEELCHAIR DARI KURSI PERKULIAHAN Abdillah, Muhammad Sholihul; Buntoro, Ghulam Asrofi; Vidyastari, Rhesma Intan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3S1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3S1.5299

Abstract

Kursi roda merupakan kebutuhan pokok manusia difabel untuk beraktivitas. Penerapan teknologi pada kursi roda menjadi hal penting untuk memberikan rasa nyaman. Smartphone merupakan salah satu faktor kenyamanan yang perlu diterapkan pada kursi roda. Sistem kursi roda yang ada rata-rata hanya menggunakan cara manual. Dari perancangan ini dihasilkan kursi roda pintar dari kursi perkuliahan menggunakan smartphone via bluetooth dengan mikrokontroler Arduino Uno R3. Perancangan sistem meliputi perancangan program aplikasi smartphone dan program arduino. Perancangan program untuk aplikasi dengan berbasis visual block programming, dan untuk arduino memakai bahasa C++. Perancangan alat yang dikendalikan menggunakan smartphone sebagai media input perintah melalui aplikasi, arduino sebagai mikrokontroler dengan dinamo motor DC sebagai penggerak kursi roda, dan sensor ultrasonik sebagai pengaman. Kehandalan sensor ultrasonik setelah dilakukan percobaan sebanyak 3x, diperoleh hasil sesuai sebanyak 2x dan kurang sesuai sedikit sebanyak 1x, hal ini disebabkan karena sensor memiliki akurasi sebesar 0,3cm. Alat mampu bekerja secara optimal, dikendalikan dengan smartphone menggunakan aplikasi SmartWheel yang dapat menahan berat 53kg dengan kecepatan 0,28 m/s, dimana jika semakin berat maka pergerakan kursi roda semakin lambat.
Rancang Bangun Hand Sanitizer Otomatis Berbasis Mikrokontroler Abdillah, Muhammad Sholihul
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v8i2.83499

Abstract

Abstrak Tangan merupakan salah satu media penyebaran virus corona dan penyakit lain yang disebabkan oleh kuman, bakteri, dan virus yang tertinggal pada tangan setelah beraktivitas. Oleh karena itu, membersihkan tangan sangat penting dilakukan oleh setiap orang untuk mencegah penyebarannya. Hand sanitizer merupakan pembersih tangan yang memiliki kemampuan antibakteri dalam menghambat hingga membunuh bakteri, membuat mencuci tangan lebih praktis tanpa harus menggunakan air mengalir dan sabun. Namun, di tempat umum, penggunaan hand sanitizer masih banyak diterapkan secara manual, seperti pengambilan dengan menekan wadahnya, yang bisa menjadi sarang virus dan bakteri. Hal ini tidak efisien, dan pemakaian hand sanitizer belum optimal kebersihannya. Penelitian ini akan menganalisis pembuatan alat hand sanitizer otomatis berbasis mikrokontroler agar dapat digunakan dengan mudah, efisien, dan praktis. Alat ini dirancang bekerja secara otomatis untuk mengeluarkan cairan dengan sensor ultrasonik berdasarkan jarak objek yang ditentukan pada source code. Alat ini dilengkapi HMI (Human Module Interface) menggunakan Arduino Uno dan dapat bekerja dengan baik setelah pengujian. Hasil penelitian menunjukkan persentase error jarak objek yang terbaca oleh sensor ultrasonik dari sepuluh data dengan tiga kali percobaan. Persentase error tertinggi terdapat pada data pertama dengan nilai 5 cm, terjadi pada percobaan II dengan nilai sebesar 20% dan rata-rata 6,67%. Persentase error terendah bernilai 0,00% pada data kedua dan kesembilan.===============================================AbstractHands are one of the media for the spread of the Corona virus and other diseases caused by germs, bacteria, and viruses left on hands after activities. Therefore, hand cleaning is essential for everyone to prevent its spread. Hand sanitizer is a hand cleaner with antibacterial capabilities to inhibit and kill bacteria, making hand washing more practical without using running water and soap. However, in public places, the use of hand sanitizer is still mostly applied manually, such as pressing the container, which can harbor viruses and bacteria. This is inefficient, and the use of hand sanitizer is not yet optimally hygienic. This research will analyze the creation of a microcontroller-based automatic hand sanitizer device, to be used easily, efficiently, and practically. This device is designed to work automatically to dispense liquid using an ultrasonic sensor based on the object's distance specified in the source code. This device is equipped with HMI (Human Module Interface) using Arduino Uno and can work well after testing. The research results show the error percentage of the object's distance read by the ultrasonic sensor from ten data points with three trials. The highest error percentage was in the first data point, valued at 5 cm, occurring in the second trial with a value of 20% and an average of 6.67%. The lowest error percentage was 0.00% in the second and ninth data points.