This Author published in this journals
All Journal ProNers
., Ayu Arifiani
Jurnal ProNers

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS LATIHAN PEREGANGAN PERUT (ABDOMINAL STRETCHING EXERCISE) DALAM MENGURANGI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMA PANCA BHAKTI PONTIANAK ., Ayu Arifiani
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.393 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.21394

Abstract

Latar belakang : Dismenore adalah nyeri kejang otot (spasmodik) diperut bagian bawah akibat kontraksi otot rahim. Dismenore merupakan gejala nyeri terbanyak pada remaja putri saat menstruasi dan dapat mengganggu aktivitas belajar dan sosial remaja putri. Cukup banyak metode yang digunakan untuk mengurangi nyeri saat menstruasi, salah satunya adalah latihan peregangan perut. Latihan peregangan perut dapat digunakan untuk mengurangi maupun mengatasi dismenore tanpa efek samping dalam penggunaan jangka panjang.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas latihan peregangan perut dalam mengurangi dismenore.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain Quasi Eksperimental. Responden adalah siswi di SMA Panca Bhakti Pontianak yang berjumlah 32 orang, teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling dan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi karakteristik responden dan lembar skala nyeri Numerical rating Scale (NRS) pretest dan posttest.Hasil : Uji hipotesis data pada kelompok intervensi menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh nilai p-value = 0,005 (p 0,05). Nilai mean skala nyeri berkurang dari 2,19 ke 0,88.Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian mengenai efektivitas latihan peregangan perut dalam mengurangi dismenore pada remaja putri di SMA Panca Bhakti Pontianak, latihan peregangan perut terbukti efektif dalam mengurangi dismenore dan dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan non-farmakologis dalam mengurangi dismneore.