SETIAWAN, PEBRI
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN SELF CONTROL DENGAN PERILAKU KECANDUAN GAME ONLINE DIMASA PANDEMI PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMK TUNAS HARAPAN 2 MONDOKAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 SETIAWAN, PEBRI
MEDI KONS: Jurnal Prodi Bimbingan dan Konseling UNISRI Surakarta Vol. 8 No. 1 (2022): Medikons Volume 8 Nomor 1 Mei 2022
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jm.v8i1.6830

Abstract

Penelitian ini bertujuan “Ada Tidaknya Hubungan Self Control dengan Perilaku Kecanduan Game Online Dimasa Pandemi Pada Peserta Didik Kelas XI SMK Tunas Harapan 2 Mondokan Tahun Pelajaran 2020/ 2021”. Populasi yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Tunas Harapan Mondokan Sragen Tahun Pelajaran 2020/2021, yang berjumlah 140 siswa. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Sampling jenuh . Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket dan dokumentasi. Metode angket dipergunakan untuk mengumpulkan data dan metode dokumentasi dipergunakan untuk memperoleh data kegiatan selama penelitian dan data pendukung lainya. Teknik analisis data dengan rumus rxy.Berdasarkan analisis data yang dilakukan peneliti dengan rxy dapat diperoleh kesimpulan bahwa ada Hubungan Self Control dengan Perilaku Kecanduan Game Online Dimasa Pandemi Pada Peserta Didik Kelas XI SMK Tunas Harapan 2 Mondokan Tahun Pelajaran 2020/ 2021. Ini dibuktikan dengan r hitung = 0,271, selanjutnya nilai r hitung tersebut di konsultasikan dengan product moment dengan N= 140 pada taraf signifikansi 5% = 0,152. Jadi dapat disimpulkan r hitung lebih besar dari r tabel atau 0,271 >0,152. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “Hubungan Self Control dengan Perilaku Kecanduan Game Online Dimasa Pandemi Pada Peserta Didik Kelas XI SMK Tunas Harapan 2 Mondokan Tahun Pelajaran 2020/ 2021” terbukti kebenarannya pada taraf signifikansi 5%. Kata kunci : Self control, Kecanduan Game Online.