Pentingnya cuci tangan yang baik dan benar pada anak usia prasekolah harus dikenalkan sejak dini, sebagai upaya mencegah penyakit. Melalui pendidikan personal hygiene denganmetode storytelling, informasi mengenai cuci tangan yang baik dan benar dapat dengan mudah dipahami dan diikuti oleh anak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruhstorytelling dalam pendidikan personal hygiene terhadap cuci tangan yang baik dan benar pada anak usia prasekolah di TK Tunas IGTKI-PGRI Pontianak, dengan metode penelitiankuantitatif Quasi Experiment, one group pretest-posttest, terhadap 30 anak menggunakan total sampling. Teknik pengambilan data dengan observasi menggunakan instrumen lembarobservasi SOP Cuci Tangan yang Baik dan Benar. Data diolah dengan uji Wilcoxonmenunjukkan bahwa ada pengaruh storytelling dalam pendidikan personal hygiene terhadapcuci tangan yang baik dan benar, baik sebelum maupun sesudah diberikan storytelling denganhasil p = 0.000 (p) ≤ 0.05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh storytelling dalampendidikan personal hygiene terhadap cuci tangan yang baik dan benar pada anak usiaprasekolah di TK Tunas IGTKI-PGRI Pontianak. Sehingga storytelling dapat digunakansebagai metode pendidikan personal hygiene yang dapat diberikan kepada anak usiaprasekolah agar mampu menerapkan cuci tangan yang baik dan benar untuk pencegahanpenyakit.Kata kunci: storytelling, cuci tangan, prasekolah