Latar Belakang : Pada masa remaja ada penundaan dalam periode tidur sehingga remajacenderung tetap terjaga di malam hari dan tidur serta mengantuk di pagi hari. Gangguan tidur inidisebut dengan insomnia. Insomnia dapat berdampak secara tidak langsung terhadap proses belajarremaja di sekolah. Aromaterapi merupakan salah satu terapi nonfarmakologi yang diduga dapatmemperbaiki insomnia pada remaja. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruharomaterapi melati terhadap perbaikan skor insomnia pada remaja di SMA Negeri 1 Rasau Jaya,Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat tahun 2015. Metodologi Penelitian : Penelitian inimenggunakan rancangan penelitian pre-experiment dengan jenis tipe one-group pretest posttestdesign terhadap 16 orang remaja di SMA Negeri 1 Rasau Jaya yang mengalami insomnia. Analisapenelitian menggunakan uji T berpasangan. Hasil : Dari analisa perubahan skor insomnia sebelumdan sesudah terapi aroma melati menunjukan nilai Significancy 0,000 (p0,05). Nilai inimenyatakan bahwa terdapat pengaruh aromaterapi melati terhadap perbaikan skor insomnia padaremaja. Kesimpulan : Aromaterapi melati berpengaruh terhadap perbaikan skor insomnia padaremaja di SMA Negeri 1 Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat tahun 2015.Direkomendasikan untuk pelayanan kesehatan terutama keperawatan agar menerapkanaromaterapi melati sebagai salah satu terapi nonfarmakologi dalam penurunan skor insomnia padaremaja.Kata Kunci : Remaja, Insomnia, Aromaterapi Melati