Latar Belakang : Penerapan cuci tangan yang benar mutlak dilakukan oleh perawat. Kepatuhandalam mencuci tangan sering diabaikan. Hal ini akan berdampak pada kualitas pelayanan. Apabilatidak mencuci tangan dapat terjadi infeksi nosokomial pada pasien, keluarga, maupun perawat sendiri. Tujuan : Untuk mengetahui kepatuhan perawat dalam menerapakan cuci tangan dengan benar diRumah Sakit Universitas Tanjungpura.Metodologi Penelitian : Penelitian dengan rancangan cross sectional, pada 55 sampel dengan metodeobsevasi yang dilakukan analisa, menggunakan uji distribusi dan persentase. Hasil : pada 55 sampel penelitian menunjukan hasil 1, 8% yang melakukan 11 langkah cuci tangandengan benar, 98, 2% tidak melakukan 11 langkah cuci tangan dengan benar. 5, 5% yang melakukancuci tangan pada 5 situasi, dan 94, 5% yang tidak melakukan cuci tangan pada 5 situasi. Kesimpulan : Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hampir semua perawat tidak patuhmelakukan cuci tangan dengan benar, untuk itu perlu pengawasan terhadap perawat sebagai petugasuntuk mengindari resiko terjadinya (KTD) kejadian tidak diharapkan di Rumah Sakit. Kata Kunci : Kepatuhan, cuci tangan Daftar Pustaka : 38 (2000-2015)*Mahasiswa Keperawatan Universitas Tanjungpura**Perawat dan Dosen Program Studi Keperawatan Universitas Tanjungpura***Perawat Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedarso Pontianak