Ruci, Dewa
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Pemasaran Digital Menggunakan Sistem Internet Endorsement Sebagai Upaya Dalam Meningkatkan Penjualan Hasanuddin, Ananda; Delia, Egi Astuti; Bahari, Rizal; Ruci, Dewa
AKTIVA: Journal of Accountancy and Management Vol. 2 No. 1 (2024): Aktiva: Journal Of Accountancy and Management
Publisher : Faculty Of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/aktiva.v2i1.2672

Abstract

Purpose: This research aims to understand how e-endorsements, which involve popular individuals or entities in product promotions, can increase consumer purchasing interest, build positive perceptions of products, and encourage purchase intentions.Methodology: The research method used in this research is a qualitative approach that focuses on literature reviews. Researchers collect and analyze existing data from various sources to understand the effectiveness of e-endorsements as a digital marketing strategy. Research Findings: E-endorsement is an effective digital marketing strategy in digital business. This strategy involves using popular individuals or entities to promote a product, which can increase purchasing interest, build positive perceptions of the product, and encourage purchase intent. Contribution/Originality/Novelty: The contribution of this research lies in an in-depth analysis of the influence of e-endorsements in digital marketing, especially in the context of growing digital businesses. Its originality comes from the focus on discussing influencers with high popularity and trust as a promotional tool, which has not been researched much before. The novelty of this research lies in the latest observations of trends in e-commerce and social media, as well as an assessment of the potential of e-endorsements as a business opportunity for resellers and dropshippers. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana e-endorsement, yang melibatkan individu atau entitas populer dalam promosi produk, dapat meningkatkan minat beli konsumen, membangun persepsi positif terhadap produk, dan mendorong keinginan pembelian.Metodologi: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang berfokus pada tinjauan literatur. Peneliti mengumpulkan dan menganalisis data yang ada dari berbagai sumber untuk memahami efektivitas e-endorsement sebagai strategi pemasaran digital.Temuan Penelitian: E-endorsement merupakan strategi pemasaran digital yang efektif dalam bisnis digital. Strategi ini melibatkan penggunaan individu atau entitas populer untuk mempromosikan produk, yang dapat meningkatkan minat beli, membangun persepsi positif produk, dan mendorong keinginan pembelian.Kontribusi/Orisinalitas/Kebaruan: Kontribusi penelitian ini terletak pada analisis mendalam tentang pengaruh e-endorsement dalam pemasaran digital, khususnya dalam konteks bisnis digital yang berkembang. Originalitasnya datang dari fokus pada pembahasan mengenai influencer dengan popularitas tinggi dan kepercayaan sebagai alat promosi, yang belum banyak diteliti sebelumnya. Kebaharuan penelitian ini terletak pada pengamatan terkini terhadap tren dalam e-commerce dan media sosial, serta penilaian terhadap potensi E-endorsement sebagai peluang bisnis bagi reseller dan dropshipper.
Organizational Development within The Palm Oil Industry: The Application of Occupational Health and Safety (OHS) Waldan, Raziki; Ruci, Dewa
AKTIVA: Journal of Accountancy and Management Vol. 3 No. 1 (2025): Aktiva: Journal Of Accountancy and Management
Publisher : Faculty Of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/aktiva.v3i1.3555

Abstract

Purpose: This article aims to analyze the implementation of Occupational Health and Safety (OHS) in organizational development at PT. Enggang Mill, a palm oil industry company. The primary focus of this study is to evaluate the company's policies, procedures, training, and efforts in fostering a safety culture, as well as to identify challenges in achieving a zero-incident environment.Method: The methodology involves direct interviews with Mr. Adrian Syah, the Head of Safety at PT. Enggang Mill, and an analysis of the OHS policies and procedures in place. The collected data are analyzed qualitatively to understand the effectiveness and challenges in the execution of OHS programs within the factory setting.Research Findings: The findings reveal that PT. Enggang Mill has implemented stringent safety policies and procedures, including regular training, provision of personal protective equipment (PPE), and the installation of warning signs throughout the work areas. However, the greatest challenge remains in cultivating a safety culture among employees, where further efforts are needed to enhance awareness and compliance with OHS procedures. The implications of this research emphasize the importance of management support and active employee participation in creating a safe and productive work environment. The novelty of this study lies in its comprehensive approach, combining an evaluation of safety policies with an analysis of safety culture within the company, providing insights into how safety culture can be a decisive factor in the success of OHS programs. Tujuan Penelitian: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam pengembangan organisasi di PT. Enggang Mill, sebuah perusahaan industri kelapa sawit. Fokus utama dari studi ini adalah untuk mengevaluasi kebijakan, prosedur, pelatihan, dan upaya perusahaan dalam membangun budaya keselamatan, serta mengidentifikasi tantangan dalam mencapai lingkungan tanpa insiden.Metode: Metode yang digunakan melibatkan wawancara langsung dengan Bapak Adrian Syah, Kepala Kesehatan dan Keselamatan di PT. Enggang Mill, serta analisis kebijakan dan prosedur K3 yang diterapkan. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif untuk memahami efektivitas dan tantangan dalam pelaksanaan program K3 di lingkungan pabrik.Temuan Penelitian: Temuan menunjukkan bahwa PT. Enggang Mill telah menerapkan kebijakan dan prosedur keselamatan yang ketat, termasuk pelatihan rutin, penyediaan alat pelindung diri (APD), dan pemasangan tanda peringatan di seluruh area kerja. Namun, tantangan terbesar tetap pada pembentukan budaya keselamatan di antara karyawan, di mana perlu ada upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap prosedur K3. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya dukungan manajemen dan partisipasi aktif karyawan dalam menciPT.akan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Kebaruan dari studi ini terletak pada pendekatannya yang komprehensif, menggabungkan evaluasi kebijakan keselamatan dengan analisis budaya keselamatan di dalam perusahaan, memberikan wawasan tentang bagaimana budaya keselamatan dapat menjadi faktor penentu dalam keberhasilan program K3.
PENERAPAN PEDOMAN AKUNTANSI PESANTREN DI PONDOK PESANTREN AL I’TISHOM KUBU RAYA Ruci, Dewa; Prasetyo, Henri
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 5 No. 3 (2022): Inovasi, Efektivitas, dan Tantangan Akuntansi di Sektor Publik, Pendidikan, dan
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v5i3.1168

Abstract

Pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang mengkhususkan untuk memperdalam pengetahuan di bidang keagamaan. Mayoritas Pondok pesantren dalam operasional pendidikanya mengharuskan santri menginap di lingkungan ponpes. Oleh sebab itu, diharapkan kepada pengelola untuk menyediakan fasilitas sarana dan prasana yang nyaman untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Dalam memfasilitasi sarana dan prasarana tersebut, ponpes membuka diri untuk menerima donasi dari kaum muslimin. Sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban pengelola kepada para donatur adalah dengan membuat laporan keuangan yang memuat seluruh transaksi keuangan ponpes. Pencatatan yang dibuat haruslah sesuai dengan Pedoman Akuntansi Pesantren (PAP) yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan bekerjasama dengan Bank Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana pencatatan keuangan di pondok pesantren Al I’tishom, apakah pelaporan keuangan ponpes sudah sesuai dengan PAP guna mengetahui perbaikan yang perlu dilakukan ponpes di bidang akuntansi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penerapan PAP pada pelaporan keuangan pesantren dilihat dari tiga aspek: pengungkapan dan pengukuran, penyajian, dan pengungkapan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Al I’tishom masih belum menerapkan pelaporan keuangan sesuai dengan PAP.
EKSPLORASI PENGGUNAAN APLIKASI KEUANGAN BERBASIS ANDROID DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA Ruci, Dewa; Prasetyo, Henri
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 8 No. 3 (2025): Akuntabilitas, Pengendalian Internal, dan Kinerja Keuangan di Sektor Publik dan
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v8i3.2522

Abstract

This research explores the use of Android-based financial applications in household financial management in Pontianak, West Kalimantan. Employing a qualitative case study approach, the study aims to analyze the motivations, process of use, utilized features, and the impact of these applications on the family's financial behavior and decisions, including their adaptation to changing income conditions. Data were collected through in-depth interviews with Mrs. Masithah, who is responsible for managing the household's finances. The findings indicate that the digital financial application was adopted as a response to the difficulty of managing low income. The choice of application was based on its ease of use, the completeness of its reporting features, and its free availability. Disciplined usage, even for small transactions, enabled the maintenance of financial categories, goal-directed expenditure, and improved investment and health planning. Interestingly, these applications not only provided assistance during difficult times but also became a “lifestyle necessity” as the household's income increased. This finding suggests that digital financial applications play a significant role in enhancing financial literacy at the household level and fostering proactive financial behavior, while also facilitating family financial transparency and collaboration. This study contributes to the understanding of the dynamics of financial technology adoption at a micro-level and its implications for household well-being.