Alvin Ranteallo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Model Trauma Healing Oleh Seorang Ayah Pada Anak Pasca Meninggalnya Ibu Rumah Tangga Di Lebbeng Mamuju Prionaray Bram M; Alvin Ranteallo; Derry Vandya; Kerininda Pratiwi; Nadia Kristanti Podala; Radna Sambara; Lee Jhines; Winni Yunilta Padaungan
Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama Vol. 2 No. 1 (2024): Januari: Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jutipa.v2i1.280

Abstract

Death is an event that can have a traumatic impact on the family left behind. It is hoped that the peace process with oneself will come out of the traumatic period experienced. A healing process that has an impact also involves other people in resolving the trauma, using various trauma healing models. This aims to find out more about the trauma healing model using a play therapy approach. The method then used was a qualitative research method by taking a case study approach of the trauma felt by children due to the death of their lover's mother and a father who was required to be able to accompany his lover's children. This research will provide awareness to arrive at the ability to clearly find solutions and methods in overcoming perceived trauma.
Analisis Penggunaan Teknologi Digital sebagai Sarana Pembinaan Warga Gereja di Tengah Era Society 5.0 Alvin Ranteallo; Prionaray Bram M
Educatio Christi Vol 7 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70796/educatio-christi.v7i1.332

Abstract

Perkembangan teknologi digital terkhusus di tengah era Society 5.0 mempengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia. Salah satunya yang terpengaruh adalah gereja, gereja sebagai bagian dari aspek sosial harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Dalam era Society 5.0 gereja harus memikirkan bagaimana pemanfaatan teknologi digital sebagai saran penunjang pelayanan. Terkhusus dalam tulisan ini mencoba untuk menganalisis penggunaan teknologi digital dalam melakukan pembinaan warga gereja. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan kajian kepusatakaan. Hasil dari tulisan ini menemukan bahwa pembinaan warga gereja dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital seperti Artificial Intelegensi (AI) dan platftom komunikasi seperti zoom, whatsapp, dll. dan pemanfaatan media sosial dengan tujuan membawa jemaat untuk lebih menumbuhkan dan memperkuat iman kepada kristus.