Purnomo, Albertus
Jurnal Orientasi Baru

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Between God, Spirit, and Human Beings: A Comparative Study of the Relationship between 1QS 3:13 – 4:26 and The First Epistle of John Purnomo, Albertus
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 22, NOMOR 01, APRIL 2013
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.897 KB)

Abstract

Tulisan yang muncul sekitar abad pertama Masehi banyak mengandung unsur ajaran dualisme. Tulisan 1 QS 3:13-4:26 atau Risalah Dua Roh, dari tradisi non-biblis (tradisi Qumran) dan surat pertama Yohanes dari tradisi biblis (tradisi Yohanes) merupakan contoh terbaik dari sejumlah tulisan yang sedikit banyak dipengaruhi oleh ajaran dualisme. Dengan membandingkan dua tulisan ini, akan ditemukan sejumlah kesamaan dan ketidaksamaan konsep dan gagasan di antara keduanya. Di satu pihak, kedua tulisan ini tetap mempertahankan konsep monoteisme murni: Allah adalah satu-satunya Pencipta. Di lain pihak, mereka menegaskan bahwa eksistensi roh dan manusia terbagi menjadi dua: roh baik dan roh jahat, manusia baik (anak-anak terang) dan manusia jahat (anak-anak kegelapan). Masing-masing roh menentukan dan mengatur eksistensi manusia di bumi dan takdir mereka di pengadilan terakhir pada akhir zaman. Problem yang muncul di sini adalah adakah relasi saling mempengaruhi di antara kedua teks ini ataukah keduanya sebenarnya berasal dari tradisi yang sama.
NABI SEBAGAI MANUSIA POLITIS DALAM KENABIAN YESAYA DAN YEREMIA Purnomo, Albertus
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 26, NOMOR 01, APRIL 2017
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3562.994 KB)

Abstract

Focus of this research is to examine main political characters of major prophets based on the book of Isaiah and Jeremiah. It explores a  method of exegetic analysis. The main result of this research indicates three political characters of the prophets. First, as mediator between Yahweh and Israel, prophets did not only work in religious-cultic affair, but also in a socio-political affair, especially in the monarchy period of Israel. Secondly, peace and prosperity among the people of God are significant fruits of prophetic works in society. Thirdlly,  as the chosen people of God, Isaiah and Jeremiah had led leaders of Judah to embody and actualize justice and peace as well as prosperity.  Prophets are important part of the people of God as well as political beings.